Sepanjang konferensi APEC 2015 lalu juga beredar banyak meme tentang pimpinan negara. Salah satu yang cukup menggelitik adalah meme yang menyandingkan foto Enrique Pena Nieto dengan tokoh kartun Pangeran Eric. Tulisannya: ‘Prince Eric is Real!!!!!’, dilengkapi emoji wajah dengan dua hati di mata. Memang, dilihat sepintas, wajah Presiden Meksiko ini mirip dengan pangeran tampan dalam kisah Little Mermaid tersebut. Hidung mancung, senyum tipis nan manis, serta penampilan yang selalu klimis. Tapi, dianugerahi wajah dan fisik yang nyaris sempurna bukan berarti memuluskan jalan pria kelahiran Atlacomulco ini menjadi orang nomor satu Meksiko.
Kemenangannya di tahun 2012 sebagai presiden dari Institutional Revolutionary Party (IRP) sempat menimbulkan kontroversi. Saat itu, banyak kelompok masyarakat yang menolak kembalinya IRP ke kursi pemerintahan, termasuk kemenangan Nieto sebagai Presiden Meksiko ke-57. Alasannya, partai yang sempat berkuasa selama hampir 72 tahun itu dinilai sebagai partai yang korup dan bermain dengan gembong mafia obat terlarang. Dua isu besar yang menjadi perhatian masyarakat Meksiko selama beberapa tahun belakangan ini.
Dalam pemilu tahun 2012 lalu, IRP diberitakan bermain curang dengan membeli suara, termasuk mengatur kemenangan Nieto. Apalagi saat itu, pria yang gemar bermain sepak bola dan catur ini memperoleh suara hanya 38%. Unggul tipis atas lawan terkuatnya, Andreas Manuel Lopez Obrador dari Partido de la Revolucion Democratica (PRD), yang mendapatkan 32% suara.
Citra buruk yang melekat pada partainya tentu membuat Nieto harus mati-matian membuktikan dirinya bersih dari tuduhan tersebut. Bagi Nieto, IRP memang sudah seperti ‘kawan lama’. Ia mulai bergabung dengan partai besar di Meksiko ini sejak usia 18 tahun. Dari hanya sebatas simpatisan, ia akhirnya terjun langsung di dunia politik. Ia sempat menduduki berbagai jabatan strategis, seperti secretary of administration (2000-2002), anggota kongres (2003-2004), hingga sukses menjadi Gubernur Negara Bagian Meksiko (2005 – 2011).
Enam tahun menjabat sebagai gubernur, pria yang sempat berprofesi sebagai pengacara dan dosen ini menunjukkan kinerja yang cukup baik. Ia berhasil mengagendakan 600 compromisos (janji kepada publik) yang ia buat untuk konstituennya. Rasanya, sikap konsisten untuk mengutamakan janji kepada masyarakat inilah yang membuat nama Nieto naik hingga ke bursa calon presiden.
Seakan ingin mengulang sukses, Nieto pun kembali menggulirkan praktik compromisos di masa pemilihannya sebagai presiden. Ada sekitar 250 janji kepada publik yang ia usung. Mulai dari janji untuk meningkatkan perekonomian negara, perbaikan di bidang hukum, hingga memerangi kejahatan narkoba yang belakangan mulai menjurus pada tindakan teror.
Sebagai presiden, kini Nieto hanya memiliki sisa waktu dua tahun untuk bisa memenuhi semua janjinya kepada publik. Banyak masalah besar yang menjadi highlight di 4 tahun pemerintahannya. Mulai dari angka pertumbuhan GDP sepanjang tahun 2013-2014 yang turun 2% dari angka pencapaian 4% di tahun 2011-2012, hingga kecaman keras akibat kasus hilangnya 43 siswa di Iguala, Guerrero.
Meski elektabilitas suami dari bintang telenovela Angelica Rivera ini disinyalir menurun, ketampanan dan pertemanannya dengan sejumlah selebritas papan atas Meksiko dianggap masih memberikan daya tarik populer pada dirinya. Lantas, apakah gara-gara nitizen yang belakangan mengidolakan ketampanan Nieto dapat mendongkrak kembali popularitas Nieto di dalam negerinya? Kita lihat saja. (f)


