Career
Kejar Profesi Impian

11 Jun 2012

Saat si A sukses jadi pengusaha resto, kita pengen berwirausaha. Ketika si B gampang banget mengatur jadwal hariannya karena menjadi freelancer, kita juga tertarik. Tapi, mungkin nggak, ya, kita bisa sesukses mereka?

Sebebas Freelancer
   Jika menjadi freelancer, kita akan bertemu dengan pemberi kerja dan job yang bervariasi serta wajib me-manage job yang diterima. Kita juga harus menjaga kualitas hasil kerja untuk menentukan bakal dapat job lagi atau nggak.
   Freelancer cocok untuk orang yang dinamis, supel, dan komunikatif. Biasanya sebelum menjadi freelancer, kita mencoba kerja sebagai karyawan dulu agar mengetahui seberapa jauh kemampuan kita plus menambah kenalan.

Hindari jika:
- Menyukai keteraturan. Soalnya jam kerja bakal tergantung banyaknya job yang diterima dan kemauan klien menentukan deadline.
- Kita cenderung nyaman dengan sesuatu yang jelas atau pasti.
- Nggak suka dengan perubahan yang cepat.

Pastikan!
- Sebagai freelancer kita wajib memiliki keahlian tertentu yang dapat diandalkan, contohnya desain grafis, ilustrasi, atau menulis. So, penting banget untuk mengolah terus kemampuan dan bakat yang kita punya.
- Penghasilan yang nggak menentu menuntut kita untuk mampu mengatur keuangan sebaik mungkin.
- Lengkapi fasilitas yang kita punya untuk kemudahan pekerjaan, misalnya laptop atau smartphone.

Pengusaha Pintar
       Bisnis membutuhkan keahlian dan jejaring yang luas. Selain itu, pergaulan yang luas akan membantu kita membaca celah pasar sekaligus memanfaatkan pengalaman orang lain sebagai acuan untuk menjalankan usaha kita.
      Pengusaha juga harus berpikiran terbuka agar nggak ketinggalan informasi. Jadi harus punya kepribadian yang ramah dan nggak mudah emosi. Sifat labil dan emosian malah bikin kita salah ambil keputusan, terutama saat menghadapi competitor.

Hindari jika:
- Takut rugi. Menjadi pengusaha harus siap gagal kapan pun.
- Selalu berharap mendapat keuntungan besar. Memang kita kudu memperhitungkan laba, tapi tujuan utama adalah kepuasan pelanggan.

Pastikan!
- Kita menyukai bisnis yang dijalankan agar nggak bosan dan terus mempertahankan kualitas.
- Kita punya jiwa memimpin dan kreatif agar dapat mengatur kinerja bawahan dengan baik dan punya keinginan memajukan usaha.
- Banyak bergabung dengan komunitas pengusaha untuk menambah ilmu.
- Nggak kuper dengan blog dan situs jejaring sosial untuk mempromosikan produk kita.

Karyawan Teladan
Kalau suka kerja yang serbateratur, kita cocok menjadi karyawan perusahaan. pilihan menjadi karyawan perusahaan pas untuk kita. Apalagi kalau kita cenderung menginginkan fasilitas yang jelas (seperti asuransi kesehatan dan pensiun) dan masih ragu mencoba hal baru.
        
Hindari jika:
- Kita hobi menunda pekerjaan.
- Nggak bisa terikat dan dibatasi oleh senioritas. Soalnya, kita bakal diperintah oleh atasan.

Pastikan!
- Kita punya keinginan untuk terus mengembangkan pengetahuan kita. Misalnya dengan kursus atau kuliah lagi dan banyak berbagi pengalaman dengan rekan senior.
- Komunikatif dalam mempresentasikan hasil kerja di hadapan rekan kerja, atasan, maupun klien. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?