Ngaku, deh, kita pasti selalu ingin mendapat pekerjaan yang lebih baik dari yang kita miliki sekarang. Bahkan, kita sampai nekat, tuh, mempersiapkan lamaran kerja di kantor—mulai dari mencari lowongan sampai bikin CV. Nah, sebelum ketahuan dan mendapat teguran dari orang kantor karena dianggap ‘selingkuh’, simak dulu rambu-rambunya.
Dos
- Buka situs lowongan kerja saat lembur agar konsentrasi kerja nggak terpecah dan nggak ada rekan kerja yang mengintip.
- Ikutan milis atau situs pencari kerja agar kita update terus dengan lowongan baru.
- Sebelum nge-print CV, pastikan suasana kantor lagi sepi dan kondisi printer dalam keadaan normal. Nggak mau, kan, saat asyik nge-print, printer malah macet?
- Kalau lamaran hanya bisa dikirim via online, pastikan kita mengirimnya lewat e-mail pribadi, bukan e-mail kantor.
Don’ts
- Menceritakan kepada rekan kerja. Meskipun dia teman terbaik kita, nggak menjamin dia nggak akan keceplosan.
- Minta bantuan OB kantor mengirim lamaran kerja kita.
- Cemas berlebihan menunggu respons dari perusahaan incaran sampai prestasi kita menurun. Bisa bikin atasan curiga, tuh.
- Mendadak rapi. Mentang-mentang akan diwawancarai perusahaan lain, hari itu kita tampil beda. Lebih baik ganti baju aja, tuh. CC


