Yap, lingkungan kerja di kantor ternyata bisa berdampak buruk pada kesehatan dan kebahagiaan kita, tuh. Berikut empat di antaranya:
Bikin nggak produktif
Menurut penelitian, kantor dengan ruang kerja terbuka bisa memberikan efek negatif pada produktivitas dan kreativitas karyawan. Soalnya, nih, perhatian karyawan mudah terganggu oleh aktivitas di sekelilingnya, mulai dari dering telepon, percakapan antar karyawan lain, hingga temperatur AC yang dingin. Belum lagi jika ada rekan kerja yang ngemil sesuatu, kita pun berpotensi ikut isi perut dibandingkan bekerja.
Terkontaminasi bakteri
Penelitian di Denmark mengungkapkan kalau penghuni kantor dengan ruang terbuka memiliki hari sakit 62% lebih banyak dibandingkan mereka yang bekerja di kantor dengan banyak ruangan. Salah satu penyebabnya adalah kualitas pendingin ruangan yang tidak maksimal. Udara di satu ruangan besar berisiko terkontaminasi lebih banyak bakteri dibanding udara luar
Meningkatkan kadar stres
Delapan dari 10 karyawan di AS dilaporkan stres bekerja. Menurut survei Monster.com, 42 % karyawan di AS berhenti kerja karena lingkungan kerjanya membuat mereka tertekan. Fakta lainnya, karyawan yang dihadapkan pada kebisingan kantor selama lebih dari tiga jam sehari memiliki level hormon andrenalin—yang diasosiasikan dengan hormon penyebab stres—lebih tinggi.
Bahaya duduk
Pekerjaan yang mengharuskan kita banyak duduk di meja kerja berisiko membuat kesehatan menurun. Duduk terus menerus akan bikin tubuh pegal dan nyeri, sedangkan menatap layar komputer terlalu lama akan mengakibatkan sakit kepala. Selain itu, kita juga berisiko terkena penyakit diabetes dan kardiovaskular akibat tidak bergerak dan ngemil. (VIN/FOTO:FOTOSEARCH)
Bikin nggak produktif
Menurut penelitian, kantor dengan ruang kerja terbuka bisa memberikan efek negatif pada produktivitas dan kreativitas karyawan. Soalnya, nih, perhatian karyawan mudah terganggu oleh aktivitas di sekelilingnya, mulai dari dering telepon, percakapan antar karyawan lain, hingga temperatur AC yang dingin. Belum lagi jika ada rekan kerja yang ngemil sesuatu, kita pun berpotensi ikut isi perut dibandingkan bekerja.
Terkontaminasi bakteri
Penelitian di Denmark mengungkapkan kalau penghuni kantor dengan ruang terbuka memiliki hari sakit 62% lebih banyak dibandingkan mereka yang bekerja di kantor dengan banyak ruangan. Salah satu penyebabnya adalah kualitas pendingin ruangan yang tidak maksimal. Udara di satu ruangan besar berisiko terkontaminasi lebih banyak bakteri dibanding udara luar
Meningkatkan kadar stres
Delapan dari 10 karyawan di AS dilaporkan stres bekerja. Menurut survei Monster.com, 42 % karyawan di AS berhenti kerja karena lingkungan kerjanya membuat mereka tertekan. Fakta lainnya, karyawan yang dihadapkan pada kebisingan kantor selama lebih dari tiga jam sehari memiliki level hormon andrenalin—yang diasosiasikan dengan hormon penyebab stres—lebih tinggi.
Bahaya duduk
Pekerjaan yang mengharuskan kita banyak duduk di meja kerja berisiko membuat kesehatan menurun. Duduk terus menerus akan bikin tubuh pegal dan nyeri, sedangkan menatap layar komputer terlalu lama akan mengakibatkan sakit kepala. Selain itu, kita juga berisiko terkena penyakit diabetes dan kardiovaskular akibat tidak bergerak dan ngemil. (VIN/FOTO:FOTOSEARCH)


