Health & Diet
Setelah Keseruan Makan-makan Merayakan Iduladha

29 May 2026

Setelah puas menikmati berbagai masakan kambing dan sapi kaya bumbu, waktunya cek kesehatan! Foto ilustrasi: Pexels/Ali Dashti


Kita baru saja merayakan Iduladha dengan berbagi, dan pastinya makan-makan bersama keluarga. 

Selain itu, beberapa hari setelah Iduladha adalah momen ‘pesta daging’ sapi dan kambing, ketika sebagian kecil kurban kita dibagikan, dan jadi protein favorit untuk diolah dalam beragam masakan, terutama dalam santan dan rempah-rempah.

Karena itu, hal yang penting dilakukan usai merayakan Iduladha adalah menjaga kesehatan.

Alasannya simpel; konsumsi daging merah, lemak, dan santan yang berlebihan dapat memicu kembung, asam urat, kolesterol, serta gangguan pencernaan. 

Sebaiknya beri jeda pada tubuh dengan memperbanyak air putih hangat, mengonsumsi buah berserat seperti pepaya dan nanas untuk membantu pencernaan, serta mengurangi gorengan dan jeroan selama 3-5 hari ke depan. 

Dengan begitu, sehabis long weekend ini, kamu bisa kembali beraktivitas dengan sehat.

Empat hal berikut bisa dicoba setelah kamu ‘pesta daging’ sapi dan kambing dalam beberapa terakhir ini.

1/ Detoks alami dengan pola makan ringan
Ganti menu kamu ke sayur bening, sup ayam tanpa kulit, tumis sayur, serta buah tinggi kandungan air, seperti semangka, melon, pepaya, dan pir. Konsumsi karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, ubi, dan oatmeal, agar pencernaan dan ginjal dapat waktu untuk istirahat.

Long weekend ini jangan lupa siapkan kondisi tubuh kamu. Foto ilustrasi: Canva

2/ Cek sinyal tubuh
Jika setelah Iduladha, misalnya di hari ke-2 sampai ke-4, muncul keluhan nyeri jempol kaki atau lutut, kemungkinan kadar asam urat dalam tubuh naik. Jika kamu merasa pusing dan tengkuk kaku, bisa jadi tekanan darah naik. Jika yang dirasanakan keluhan perut kembung, mual, bisa jadi maag atau GERD kambuh. 

Kalau kondisi-kondisi ini kamu rasakan (instan merasa jompo!), coba kurangi konsumsi garam yang berlebih, perbanyak air putih, dan hindari makan daging dulu selama3-4 hari.

3/ Gerak rutin, jangan langsung olahraga berat
Mulai lagi untuk jalan kaki 20-30 menit tiap hari. Hal ini lebih efektif daripada langsung melakukan olaharaga berat seperti lari. Gerakan ringan yang dilakukan secara rutin, bisa membantu membakar lemak sisa dan lancarkan sirkulasi.

4/ Cek kesehatan kalau perlu
Pernah punya riwayat kolesterol, asam urat, atau hipertensi sebelumnya? Kalau iya, kamu wajib banget untuk cek tekanan darah, kolesterol dan asam urat di laboratorium. 

Jika kondisi riwayat tersebut menunjukkan kenaikan, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Lebih tenang jika tahu kondisi badan. (f)

Baca juga:
Kari Kambing, Pekat Aroma Rempah Hangatkan Iduladha
4 Ide Resep Satai Kambing, dari Maranggi hingga Rembiga
Kaya Manfaat, Minyak Bekatul Dapat Mencegah Stroke

 

Bennita Luisa


Topic

#feminaindonesia, #feminahealth

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?