
Dok. Unsplash
4 Mengatur hormon dan menurunkan gejala menopause
Menurut sebuah studi oleh American Cancer Society, wanita yang berjalan secara teratur setelah menopause dapat menurunkan risiko kanker payudara - bahkan ketika tidak melakukan olahraga apa pun. Dipercaya bahwa berjalan setidaknya satu jam sehari mengurangi risiko sebesar 14%. Ini karena ia mengatur kadar hormon yang dapat mendorong tumbuhnya tumor payudara.
Selain itu, jika Anda sedang mengalami menopause, berjalan kaki dapat mengurangi keparahan gejala, terutama yang berkaitan dengan stres, kecemasan, dan depresi.
Studi yang dilakukan oleh Temple University, menemukan bahwa 40 menit berjalan kaki lima kali seminggu adalah titik di mana manfaatnya mulai dirasakan. Kabar baiknya? Itu tidak harus dilakukan sekaligus. Peneliti juga menemukan bahwa berjalan kaki juga dapat membantu mengurangi stres pada wanita pasca menopause.
5 Jalan kaki membakar lemak seperti berlari
Ingin langsing? Jalan kaki bisa membantu membakar lemak.
“Jalan kaki memang menawarkan banyak manfaat kesehatan yang sama dengan lari, tanpa risiko cedera seperti lari,” kata Vikash.
Pastikan untuk melakukannya secara progresif dan sistematis. Pada akhirnya, hal terpenting untuk diingat adalah bahwa rutinitas terbaik adalah tetap konsisten!
Latihan intensitas rendah, seperti jalan kaki, justru memaksa tubuh untuk membakar lebih banyak lemak tubuh. Tubuh Anda lebih mungkin membakar simpanan lemak yang ada dengan latihan intensitas rendah ini daripada saat Anda berlari dengan tempo lebih tinggi. Untuk pembakaran lemak lebih banyak, coba ayunkan lengan Anda untuk meningkatkan pengeluaran kalori Anda.
6 Jalan kaki bisa menjadi mood booster yang alami
Jika Anda ingin menghilangkan suasana hati yang buruk, kenakan sepatu kets Anda dan mulailah.
“Jalan kaki pasti bisa meningkatkan mood Anda. Penelitian juga menunjukkan bahwa berjalan kaki dapat mengurangi perasaan permusuhan dan kemarahan, serta meningkatkan kualitas tidur Anda,” kata Vikash.
Ketika peneliti meminta orang dengan gangguan depresi untuk berjalan kaki selama 30 menit tiga kali seminggu selama 16 minggu, mereka menemukan bahwa hal itu memiliki efek peningkatan suasana hati yang serupa dengan obat antidepresan.
7. Berjalan meningkatkan kemampuan otak
Pernah bertanya-tanya mengapa Anda bisa menyelesaikan masalah, atau memiliki ide bagus saat berjalan-jalan?
Jalan kaki meningkatkan aliran darah ke otak, yang pada akhirnya memiliki manfaat kognitif. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berusia di atas 65 tahun dapat mengurangi risiko terkena demensia dengan melakukan aktivitas yang mudah dilakukan ini. (f)
BACA JUGA :
7 Trik Membangun Kebiasaan Agar Memiliki Kualitas Tidur yang Baik
Anda Gemar Berolahraga? Ini Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Seorang Pelatih
Tetap Aktif Berlari di Tengah Pandemi COVID-19
Topic
#jalankaki


