Fiction
Cerpen: Musim Dingin yang Berat

29 Dec 2017


 
HARI-HARI musim dingin terus  berganti di rumah danau Steamboat Springs. Stuart menelepon dan bertanya kabar Nina. Nina mengatakan, sampai hari kedelapan belas ini  Tuan Burroughs belum berteriak kepadanya. Stuart mengatakan, “Tuan Burroughs tak lagi meneleponku dan aku mulai agak tenang. Pekan depan aku akan singgah di Steamboat Springs.”

Hari kesembilan belas Nina mengurus Tuan Burroughs, pria tua itu meminta Nina memutarkan sebuah CD di atas mejanya. Nina mengambil CD itu dan tertegun. Di sana  ada potret wanita telanjang, memakai sepatu merah, stocking  hitam jala-jala, dengan posisi mulut setengah menelan bola merah kecil.

Nina mengabaikan permintaan Tuan Burroughs. Di dalam, pria tua itu berbicara, tapi Nina tidak mengerti semua yang diucapkan Tuan Burroughs.

Malam itu, Nina menelepon Stuart, Nina meminta izin mengunjungi Charles. Stuart menawarkan diri mengantar Nina. Malam bersalju deras, mobil mereka melaju menuju pusat kota. Stuart menurunkan Nina, lalu pergi lagi. Malam itu. Ketika Nina dan Charles tengah minum-minum menyesali musim dingin yang panjang, Joe Nicholson menerobos ke dalam kedai dengan membawa pistol. Joe menyeret Nina keluar dari kedai Charles. Joe menodongkan pistol di kepala Nina.  

“Aku tidak suka polisi, Charles,” ancam Joe Nicholson. Pria itu  kemudian mendorong tubuh Nina. Nina tersungkur di jalanan. Joe menduduki tubuh Nina. Dia mencekik leher Nina. Charles panik. Dia kemudian memasuki kedainya. Dia keluar dari sana dengan membawa bat pingpong. Charles menghantamkan bat itu di kepala Joe Nicholson. Pria itu tersungkur. Bunyi tembakan terdengar.

Nina meloloskan tubuhnya dari Joe. “Pergilah, pergilah!” teriak Charles. Nina menyetop taksi dengan wajah shock. Dia kembali ke Steamboat Springs.

Nina tiba di  rumah danau dalam kondisi kedinginan. Dia langsung  menuju kamar mandi. Dia mengguyur tubuhnya di dalam kamar mandi. Nina tidak menangis. (f)
***
 
Erni Aladjai
 
Cek koleksi fiksi femina lainnya di:
http://www.femina.co.id/fiction/


Topic

#fiksifemina

 


MORE ARTICLE
polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?