Trending Topic
Selamat! Jakarta Meraih Gelar National Earth Hour Capital untuk Kedua Kalinya

23 Jun 2016


Foto: Stocksnap. io

Setelah bersaing dengan 125 kota yang mewakili 21 negara, untuk kedua kalinya Jakarta berhasil meraih gelar National Earth Hour Capital dalam Earth Hour City Challenge 2016 yang diselenggarakan World Wildlife Fund (WWF). Kota-kota dunia yang ikut serta dalam ajang ini dinilai oleh panel juri dari sisi inovasi dan komitmen dalam mengembangkan solusi mengatasi upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Panel Juri Earth Hour City Challenge 2016 terdiri dari para ahli dan praktisi di lembaga-lembaga internasional seperti ICLEI, Accenture Global, C40 Cities Climate Leadership Group, Asian Development Bank, UN Habitat, dan World Economic Forum.

Terlepas dari berbagai masalah lingkungan yang dihadapi oleh Jakarta, ini 3 alasan yang membuat Jakarta dianggap pantas mendapat gelar ini:
1/ Jakarta berhasil meningkatkan jumlah pengguna moda Bus Rapid Transit (Transjakarta) hingga 500.000 penumpang per hari yang berhasil mengurangi emisi CO2 sebanyak 146.055 ton. (ICLEI - Local Governments for Sustainability 2013-2015).
(Baca juga: 22 Rute Baru Transjakarta dan Manfaat Naik Angkutan Umum, 10 Tempat Piknik yang bisa dicapai dengan Bus Transjakarta)

Hal ini sejalan dengan Laporan Statistik Transportasi DKI Jakarta 2015. Dari hasil survei komuter Jabodetabek tahun 2014 menunjukkan jumlah komuter Jabodetabek sebanyak 3.566.178 orang, terdiri dari 2.429.751 orang melakukan kegiatan bekerja dan sekolah/kursus di DKI Jakarta, 1.067.762 orang di Bodetabek, dan 68.665 orang di luar Jabodetabek. Sementara komuter Bodetabek yang melakukan kegiatan di DKI Jakarta sebanyak 1.382.296 orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa transportasi yang masif merupakan kebutuhan mendesak dan sangat membantu mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi.

2/ Upaya-upaya efisiensi energi di sejumlah gedung pemerintah mencapai pengurangan emisi yang dicapai sebesar 207.657 ton. (ICLEI, 2013-2015)

3/ Jakarta juga mendapat rekomendasi untuk memantapkan komitmennya dalam pengembangan pemanfaatan energi terbarukan dan penerapan efisiensi energi, penanganan emisi dari sektor industri dan transportasi dan implementasi Rencana Aksi Daerah untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK).

Tahun ini, ada 3 kota, Jakarta, Bogor dan Balikpapan yang menjadi finalis dari Indonesia dalam Earth Hour City Challenge 2016.
Jakarta menjadi National Earth Hour Capital bersama dengan 16 kota dunia lainnya, yaitu:
1/ Belo Horizonte, Brazil;
2/ Boulder, USA;
3/ Chiangrai, Thailand;
4/ Edmonton, Kanada
5/ Hue City, Vietnam
6/ Lappeenranta, Finlandia
7/ Montería, Kolombia
8/ Murcia, Spanyol
9/ Petaling Jaya, Malaysia;
10/ Quito, Ekuador
11/ Rajkot, India
12/ Santa Rosa, Filipina
13/ Shenzhen, Tiongkok
14/ Singapura, Singapura
15/ Tshwane, South Africa
16/ Umeå, Swiss
 
Global Earth Hour Capital 2016 diraih oleh kota Paris. Paris dinilai memiliki ambisi, visi dan misi jangka panjang serta aksi nyata untuk berbagi pengetahuan tentang upaya menuju kota berkelanjutan dalam penyelenggaraan Konferensi Perubahan Iklim PBB, COP21 pada tahun 2015 lalu. (f)


Topic

#HUTJakarta

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?