Tiwi dan Fadia menang melawan ganda putri Cina. Foto: IG @badminton.inaPrestasi Indonesia dalam olahraga bulu tangkis di negeri orang bikin bangga. Dalam BWF World Tour Super 300, Thailand Masters 2026, yang dimulai pada 27 Januari lalu di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, tim Indonesia berhasil meloloskan 6 wakil di partai final (1 Februari 2026).
Mereka adalah ganda putri Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia Silva R., ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolais Joaquin, ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya S. Jamil, Bobby Setiabudi/Melati D. Oktaviati, serta tunggal putra Moh. Zaki Ubaidillah.
Yang membanggakan, Indonesia berhasil jadi juara umum di Thailand Masters 2026 dengan meraih 4 gelar juara. Mereka sukses meraih gelar Super 300 pertama dengan cerita masing-masing.
Ganda putri Tiwi/Fadia, yang baru saja debut di Indonesia Masters 2026 sebelum Thailand Masters ini, tampil percaya diri saat berhadapan dengan ganda putri Cina, Bao Lijing/Li Yijing di partai final. Tiwi/Fadia menang dalam 3 game, 15-21/21-15 dan 21-18. Ini adalah gelar pertama di Super 300 sebagai pasangan baru.
Di sektor ganda putra, Indonesia sudah memastikan gelar juara karena all-Indonesian final, antara Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin. Di partai final, Leo/Bagas menang 2 game langsung atas juniornya, 21-10 dan 21-17. Kemenangan ini menandai kebangkitan mereka sekaligus mendapat gelar Super 300 pertama setelah menjadi juara di level Super 500 (Korea Open 2024).
Senyum kemenangan Indah dan Adnan. Foto: IG @badminton.inaAll-Indonesian final juga terjadi di sektor ganda campuran yang mempertemukan pasangan Adnan/Indah dan Bobby/Mela. Setelah sempat merebut game pertama dengan 21-18, Bobby/Mela akhirnya harus mengakui keunggulan Adnan/Indah dengan 21-19 dan 21-17. Bagi Adnan/Indah, gelar Thailand Masters 2026 jadi gelar pertama Super 300 sekaligus gelar World Tour pertama mereka sejak dipasangkan pada Agustus 2024 lalu.
Partai terakhir jadi yang paling ditunggu-tunggu para penonton–unggulan tuan rumah Panitchapon Teeraratsakul berhadapan dengan generasi baru tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, atau akrab disapa Ubed.
Di partai final, Ubed berhasil mengalahkan Panitchapon dalam rubber game, 21-19, 20-22 dan 21-19. Bagi Ubed, ini merupakan proses naik kelas dengan akselerasi maksimal dan mencetak hattrick. Juara Super 100 Indonesia Masters II, meraih medali perak SEA Games 2025, dan sekarang menjuarai gelaran Super 300. Indonesia bangga! (f)
Baca juga:
Indonesia Tempatkan 12 Wakil di Babak Kedua Indonesia Open 2025
Lebih Dekat dengan Siti Fadia S.R, Pasangan Apriyani Rahayu Peraih Gelar Malaysia Open dan Singapore Open 2022
Greysia Polii/Apriyani Rahayu, From Unseeded to Undisputed
Bennita Luisa
Topic
#feminaindonesia, #thailandmasters2026



