
Foto: DES
Sebanyak 28,9 persen rumah tangga di Bandung masih buang air besar (BAB) sembarangan. Fakta ini tercatat dalam data Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat. Salah satu masalah yang ditemukan adalah warga mengarahkan saluran toilet secara langsung ke sungai. Selain BAB sembarangan, kebersihan toilet pun tidak dijaga dengan baik. Tak hanya di rumah-rumah penduduk, hal ini kerap sekali ditemui di sekolah-sekolah. Tentunya, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare dan muntah mencret.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Forum Rembuk Peduli Bandung Sehat (FRPBS) bersama dengan Reckitt Benckiser Indonesia melakukan program edukasi akan pentingnya sanitasi dan kebersihan sarana toilet.
“Program edukasi ini akan kami lakukan di beberapa sekolah. Dengan harapan, para pelajar dapat menularkan semangat kebersihan kepada orang tua dan lingkungan mereka sehari-hari,” kata Atalia Ridwan Kamil, Ketua FRPBS dalam acara konferensi pers pembagian donasi 50.000 Harpic di SMPN 13 Bandung, awal November lalu.
Atalia mengungkapkan bahwa fasilitas toilet SMPN 13 Bandung merupakan toilet sekolah terbersih di kota Bandung. Fasilitas dan kebersihannya seperti layaknya toilet hotel berbintang. “Semua siswa dilibatkan untuk menciptakan toilet sebersih itu,” ujarnya. (f)


