
Foto: AFP
Kasus wanita muslim Prancis yang ditegur oleh polisi gara-gara mengenakan burkini di pantai (24/8), menuai protes di berbagai negara. Siam mengaku didenda dan mengalami pelecehan rasisme karena mengenakan jilbab di pantai Cannes. Burkini adalah baju renang yang menutup seluruh tubuh.
Larangan burkini diterapkan setelah seorang Muslim militan menabrakkan truk ke keramaian di Nice pada 14 Juli yang menewaskan 86 orang, pihak otoritas kota itu mengatakan larangan tersebut diperlukan.
Larangan tersebut telah diterapkan di 30 kota di Prancis. Wali Kota Cannes, David Lisnard, pada awal bulan ini melarang pemakaian pakaian renang yang menutup seluruh tubuh atau burkini di pantai dengan mengatakan burkini adalah 'simbol Islam paham ekstrem' dan kemungkinan mencetuskan pertikaian.
Para walikota lain juga bersikukuh dengan larangan ini, dengan alasan, larangan-larangan tersebut dikeluarkan berdasarkan permintaan publik dan untuk menegakkan aturan-aturan sekuler.
Ironisnya, jajak pendapat setempat menunjukkan kebanyakan warga Prancis mendukung larangan-larangan tersebut. Berdasarkan survey Ifop, 64% warga Prancis mendukung larangan tersebut, sedangkan 30% mengatakan tidak peduli.
Dalam kenyataannya, kelompok-kelompok pembela hak asasi manusia dan organisasi anti Islamfobia telah membawa larangan penggunaan burkini di Villeneuve-Loubet ke pengadilan. Di Prancis sendiri, sekumpulan warga memprotes aturan larangan burkini lewat demonstrasi yang digelar di halaman Council of State di Paris (25/8). Selain mendapat gelombang tentangan dari banyak kalangan masyarakat di Prancis, kebijakan ini juga telah memicu kontroversi dan mendapat tentangan dari berbagai kalangan di seluruh dunia. Berikut ini beberapa di antaranya.

Di Athena, Yunani, demonstrasi menentang islamophobia berlangsung di depan Kedutaan Prancis (30/8).

Di London, para warga memegang poster bertuliskan 'Larangan burkini adalah rasis” dalam demonstrasi yang digelar di (26/8).

Di Berlin, Jerman (25/8), sekumpulan wanita menggelar beach party dengan mengenakan burkini di Pariser Platz, sebagai wujud protes atas larangan burkini di Prancis.




