3/ Tak Bisa Melanjutkan Pendidikan

Foto: Dok. Unsplash / Capturing The Human Heart
Di Indonesia, anak perempuan lebih rentan untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dibandingkan anak laki-laki. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, atau anak laki-laki akan menjadi kepala keluarga sehingga lebih membutuhkan pendidikan dibandingkan anak perempuan.
Hal ini dibuktikan dengan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melihat adanya kesenjangan gender yang signifikan antara jumlah anak laki-laki dan perempuan yang putus sekolah di tingkat SD maupun SMP. Kemungkinan anak perempuan untuk putus sekolah lebih besar dibandingkan laki-laki, yaitu 6 : 4 di jenjang SD dan 7 : 3 di tingkat SMP.
Hal ini dibuktikan dengan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melihat adanya kesenjangan gender yang signifikan antara jumlah anak laki-laki dan perempuan yang putus sekolah di tingkat SD maupun SMP. Kemungkinan anak perempuan untuk putus sekolah lebih besar dibandingkan laki-laki, yaitu 6 : 4 di jenjang SD dan 7 : 3 di tingkat SMP.
Topic
#hakanak, #harianakperempuaninternasional


