Trending Topic
JR Connexion, Pilihan Baru Transportasi Umum Jabodetabek yang Nyaman

21 Feb 2017


Foto: YouTube/Kementerian Perhubungan RI, Facebook/BPTJ 151


Tuntutan menciptakan sarana transportasi umum yang nyaman, terutama bagi warga perkotaan, tidak pernah berhenti. Seperti yang terjadi di Jabodetabek. Saat ini, sudah ada kereta commuter line, transjabodetabek hingga yang masih dibuat seperti MRT dan LRT.

Meski begitu, mungkin masih didengar keluhan soal kenyamanan transportasi umum yang sudah beroperasi. Kereta commuter line (CL) masih sering mendapat keluhan dari penumpang soal kondisi berdesakan, terutama di jam-jam sibuk, serta masalah keterlambatan, meski keadaan CL sekarang sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun sebelumnya. Sedangkan Transjabodetabek menerima keluhan soal kemacetan yang sering dihadapi.

Kini masyarakat mendapat pilihan baru lagi untuk bertransportasi umum. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meluncurkan bus Jabodetabek Residence (JR) Connexion yang akan beroperasi dari daerah penyangga (Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor) ke Jakarta dan sebaliknya. Khususnya, bus ini akan beroperasi dari wilayah permukiman, bukan pada satu titik di tempat umum seperti pada bus Transjabodetabek. Target penumpangnya secara khusus ditujukan bagi pengguna kendaraan pribadi.

Bus JR Connexion menawarkan kenyamanan gaya eksekutif dengan berbagai fasilitas eksklusif. Seperti disebutkan pada situs bptj.dephub.go.id, dari interior bus yang terlihat sangat eksklusif, dengan bangku konfigurasi untuk dua penumpang dalam satu baris (kiri atau kanan). Terdapat 11 baris bangku penumpang dan enam deret di bagian belakang bus. Bus ini juga tidak memiliki pegangan untuk penumpang berdiri, karena memang tidak dibolehkan ada penumpang yang berdiri.

Selain itu, terdapat berbagai fasilitas yang memungkinkan kita mengerjakan tugas sembari dalam perjalanan. Antara lain, free WiFi, AC, TV, sabuk pengaman, lampu baca, CCTV, serta pembayaran dengan sistem elektronik. Semua ini bisa dinikmati dengan tarif hanya Rp20 – 25 ribu.


Foto: Twitter/@kemenhub151
 
Dengan adanya bus ini, diharapkan para pengguna kendaraan pribadi mau beralih menggunakan transportasi umum dan mengurai kemacetan. Ongkos transportasinya memang sedikit lebih mahal dibanding transportasi umum lain. Namun, dibandingkan biaya bahan bakar mobil pribadi yang harus dikeluarkan per hari dari dan ke tempat kerja, sesungguhnya biaya ini cukup lebih murah. Menurut Kepala BPTJ, Elly Andriani Sinaga, pengembangan sarana transportasi yang memadai ini merupakan upaya pemerintah memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Bus JR Connexion akan berangkat dari berbagai perumahan (permukiman), seperti berikut:

1/ Bekasi: Lippo Cikarang, Grand Wisata, Galaxy, Summarecon.

2/ Bogor: Citra Indah Jonggol, Bellanova, Botani Square.

3/ Cibubur: Cibubur Residence, Cibubur Country, Harvest City, Metland Transyogie, Kenari Nusantara.

4/ Depok: Pesona Kayangan

5/ Serpong: BSD City

6/ Tangerang: Bintaro Jaya, Lippo Village, Citra Raya

Bus ini hanya akan berhenti di pusat kota seperti di Gambir, Pasar Baru, Plaza Gadjah Mada, Ratu Plaza, Tanah Abang, FX Senayan, Blok M, Sudirman, Jakarta Kota, Kelapa Gading, Mangga Dua, Grogol, Mal Ciputra, Roxy. 

Dan, pada tahap awal ini, baru dioperasikan 17 bus yang diluncurkan sejak 14 Februari 2017. Tentu, masih akan bertambah ke depannya.(f)


Baca juga:


Topic

#transportasiumum

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?