Jonathan Anderson mengunggah foto daun semanggi 4 kelopak dan kumbang kepik, lambang keberuntungan, kebahagiaan, dan cinta.
Foto: IG @dior @jonathan.anderson
Foto: IG @dior @jonathan.anderson
Selamat kepada Jonathan William Anderson, desainer wunderkind asal Irlandia Utara, yang telah dikukuhkan sebagai Direktur Kreatif Dior untuk seluruh lini.
Artinya, Anderson bertanggung jawab atas arahan kreatif untuk koleksi busana wanita, pria, dan adibusana atau haute couture rumah mode Dior.
Pengumuman resmi yang dirilis LVMH, konglomerasi mewah induk dari Dior (juga Louis Vuitton, Loewe, dan lainnya), pada 2 Juni 2025 ini hanya berselang 4 hari dari pengumuman resmi pamitnya Maria Grazia Chiuri sebagai Direktur Kreatif Dior untuk koleksi busana wanita dan haute couture.
"Jonathan Anderson adalah salah satu talenta kreatif terbesar dari generasinya. Artistik khasnya yang tak tertandingi akan menjadi aset penting dalam menulis babak baru dari sejarah rumah moe Dior," ujar Bernald Arnault, CEO dan Chairman LVMH dalam pernyataannya.
Anderson sendiri baru saja resmi memegang kendali sebagai Direktur Kreatif Dior Men pada April tahun ini, setelah tak lagi di rumah mode Loewe bulan Maret 2025. Anderson menggantikan Kim Jones yang pamit di bulan Januari 2025.
Saat itu para pengamat fashion sudah menduga (dan bertaruh, pastinya) bahwa tinggal tunggu gongnya Anderson jadi penentu utama kreativitas fashion di Dior.
Hebatnya lagi, di usia 40 tahun, Anderson mengukir sejarah sebagai 'penguasa tunggal' seluruh arahan kreatif Dior, selain mendiang Christian Dior sendiri.
Sejak membuat Loewe bangkit dan bersinar menjadi salah satu jenama mewah pembawa tren dengan angka penjualan apik, Anderson jadi sorotan dunia fashion internasional. Desainnya inovatif dan gender-fluid, serta berdaya jual tinggi. Anderson juga dua tahun berturut-turut meraih Designer of the Year di ajang British Fashion Awards.
Sat-setnya pergerakan karier Anderson tak lepas dari perubahan kepemimpinan kreatif skala besar dari rumah mode dan jenama fashion mewah dunia di tengah gejolak ekonomi global.
Anderson sendiri kini punya tanggung jawab besar karena harus menciptakan 10 koleksi per tahun (di luar koleksi kapsul dan ekshibisi), termasuk dua koleksi adibusana atau haute couture. Jumlah ini sedikit lebih banyak dibandingkan saat di Loewe, yaitu 9 koleksi per tahun.
Pencinta fashion di seluruh planet ini tak sabar menunggu kreativitas pertama Anderson di Dior lewat koleksi Dior Men Summer 2026 di Paris, 27 Juni nanti.
Baca juga:
Maria Grazia Chiuri Pamit dari Dior Setelah 9 Tahun
Juni Mendatang, Jonathan Anderson Menampilkan Koleksi Debutnya untuk Dior Men
LOEWE Buka Butik Baru, Didesain ala Rumah Kolektor Seni
Zornia Harisantoso




