Trending Topic
IDFES 2025 Dorong Era Next Gen Fashion Indonesia: Inovasi, Kolaborasi, dan Dampak Nyata

6 Oct 2025

IDFES 20025 hadirkan pembicara dari dunia fashion. Foto: Dok. IDFES


Industri fashion Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya. Kali ini melalui gelaran Indonesia Fashion Ecosystem Summit (IDFES) yang diselenggarakan oleh TBF Consultant pada 26 September lalu. Di tahun keduanya ini, IDFES hadir dengan mengusung tema Next Gen Fashion: Innovate, Integrate, Impact.

IDFES menjadi community hub bagi para pelaku fashion, pembuat kebijakan, dan pelaku UMKM untuk bersama-sama memperkuat ekosistem Fashion 5.0, sebuah era ketika kreativitas berpadu dengan teknologi, keberlanjutan, dan nilai kemanusiaan.

“Masa depan fashion Indonesia ada di tangan generasi baru, generasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga beretika dan berani mendobrak batas,” ujar Melinda Babyanna, CEO & Founder TBF Consultant, saat membuka IDFES 2025. 

Melalui IDFES, TBF berkomitmen memecahkan tiga tantangan utama ekosistem mode lokal, yaitu Connection, Capital, dan Capacity. Mulai dari memperkuat rantai pasok etis, membangun jejaring berkelanjutan lewat masterclass dan business camp, hingga menyiapkan brand lokal agar siap bersaing di pasar global.

Melinda Babyanna, CEO & Founder TBF Consultant membuka IDFES 2025. Foto: Dok. IDFES

Di era Fashion 5.0, TBF menekankan pentingnya keseimbangan antara People, Planet, dan Profit. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan teknologi. Kita perlu membina manusianya, menjaga alamnya, agar hasilnya membawa manfaat nyata,” kata Melinda.

Turut hadir menjadi pembiara dan berbagi pengalaman membesarkan bisnis antara lain Linda Anggrea, Founder Buttonscarves; Nonita Respati, Founder & Creative Director Purana, hingga Loemongga Haoemasan, Presiden Direktur Asiana Group.

Menceritakan perjalanan Buttonscarves hingga di posisinya saat ini sebagai jenama fashion lokal yang dapat sejajar dengan jenama internasional, Linda mengingatkan tentang pentingnya inovasi.

IDFES 2025 juga menghadirkan pameran produk produk pendukung bisnis fashion. Foto: Dok. IDFES


“Seorang brand owner harus memiliki mindset untuk membuka pasar seluar-luasnya. Tapi yang utama harus diingat adalah fondasi brand-nya harus kuat dulu. Kuncinya adalah inovasi produk agar selalu relate dengan customer behavior. Karena inovasi bukan pilihan, tapi kebutuhan kalau kita ingin bertahan,” ungkap Linda. 

Tahun ini, IDFES juga mendapat dukungan dari Pinterest Indonesia, yang membantu UMKM lokal menjual produk mereka di platform digital, serta SMK NU Banat Kudus yang menyiapkan talenta muda siap kerja.

Sejak 2020, TBF telah membantu lebih dari 300 jenama lokal naik kelas dan siap menembus pasar dunia. Melalui IDFES 2025, semangat itu  terus mendorong generasi baru fashionpreneur Indonesia untuk berinovasi, berkolaborasi, dan membawa dampak nyata bagi industri mode dan masyarakat. 

Masa depan fashion Indonesia bukan sekadar tentang gaya, tapi tentang keberanian menciptakan perubahan. (f

Baca juga: 
Dari Dubai ke Jakarta, Buttonscarves Hadirkan Dune Series Terinspirasi Elegansi Gurun
Cap Bali Memadukan Harmoni Budaya, Elegansi Tropis, dan Pemberdayaan Perempuan
Cerita 3 Wanita Pelaku Usaha Bangun Bisnis Sustainable


Faunda Liswijayanti


Topic

#fashion, #bisnis

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?