Trending Topic
Femina dan Perempuan Indonesia yang Berdaya, Bergaya, Berbudaya

2 Oct 2024

Alumni Wajah Femina merepresentasikan perempuan Indonesia yang berdaya, bergaya, dan berbudaya. Foto: Norman Fideli
(akreditasi lengkap foto di akhir artikel)


September menjadi bulan yang istimewa karena tepat di tanggal 18 September 1972, Majalah Femina pertama kali hadir sebagai majalah gaya hidup perempuan pertama di Indonesia. Seiring perubahan zaman, Femina kini hadir secara digital lewat femina.co.id. Namun DNA Femina terus melekat hingga kini, memberdayakan perempuan Indonesia.

Salah satu pencapaian terbesar Femina adalah menggelar Wajah Femina, pemilihan perempuan multitalenta yang juga merawat penampilannya. Diadakan sejak tahun 1986, Wajah Femina terakhir diadakan tahun 2016. Dalam kurun waktu 3 dekade, Wajah Femina telah melahirkan begitu banyak sosok perempuan hebat yang berbicara di bidang mereka masing-masing, tak hanya sebatas di dunia modeling dan hiburan.

Tepat di perayaan hari jadi ke-52, Femina mengeluarkan sampul digital istimewa, yang menghadirkan 15 Alumni Wajah Femina lintas generasi. Sesi pemotretan berlangsung penuh keseruan di Four Seasons Hotel Jakarta

Sejak pukul satu siang, satu per satu Alumni Wajah Femina mulai berdatangan. Sambil menunggu sesi pemotretan dimulai, mereka bersiap dirias oleh tim makeup dan hairdo dari Sariayu Martha Tilaar. Ruang rias yang awalnya sepi pun mendadak ramai oleh obrolan para alumni yang sudah lama tidak saling berjumpa.

Tim Sariayu Martha Tilaar mempercantik penampilan para alumni sesuai moodboard dari stylist, Yoland Handoko. Foto: Dok. Femina

Uniknya, masing-masing alumni tidak saling mengetahui siapa saja yang akan ikut dalam pemotretan cover kali ini; tak heran jika pertemuan di dalam ruang rias menjadi sebuah surprise yang menyenangkan. 

Apalagi ketika mereka tahu kalau pemotretan akan diikuti oleh alumni dari berbagai generasi; nama Ira Duaty paling banyak ditanyakan oleh alumni dari generasi 2000-an. Pasalnya, sebagai Pemenang I Wajah Femina (WF) 1987, Ira punya andil besar dalam mengembangkan skill modeling para alumni Wajah Femina generasi 2000-an. Ia juga sempat dipercaya menjadi pengajar saat karantina. 

Selain Ira Duaty, 14 alumni Wajah Femina lainnya yang ikut dalam sesi pemotretan ini adalah Memes (Pemenang II WF 1987), Olga Lydia dan Moza Paramita (Finalis WF 1994)Lia Candrasari (Finalis WF 2000), Ratu Felisha (Pemenang Favorit Pembaca WF 2001), Lana Abidin (Finalis WF 2003), Ully Triani (Pemenang II & Favorit Pembaca WF 2007), Nia Elvira (Finalis WF 2004), Rahma Landy (Pemenang I WF 2005), Advina (Finalis WF 2005), Sere Kalina (Pemenang II & Favorit Pembaca WF 2012), Juwita Rahmawati (Pemenang I WF 2013), Evanny Wityo (Best Catwalk WF 2016), dan Dea Rizkita (Finalis WF 2016)

Setelah sesi makeup selesai, Alumni WF menjalani sesi pemotretan yang diarahkan oleh stylist terkenal Indonesia, Yoland Handoko. Menurut Yoland, cover Femina kali ini berkonsep selebrasi perempuan Femina yang baru. 

"Perempuan yang memiliki spirit berbudaya, berdaya, dan bergaya kita visualisasikan dengan sebuah konsep yang bold, terlihat dari makeup, baju, pilihan warna, sampai lighting. Cover ini menampilkan sosok perempuan kuat dan mandiri. Dan tentunya, dengan gaya yang lebih relevan dengan tren masa kini," jelas Yoland. Untuk tata rambut, sebagian dibuat sleek, lainnya dibuat gaya ponytail yang fashionable. Tak ketinggalan alumni yang berhijab tampil dengan tata hijab khas mereka.

Foto bareng dulu di sela-sela pemotretan cover individual. Berdiri dari kiri ke kanan: Ira Duaty, Juwita Rahmawati, Lia Candrasari, Sere Kalina, Rahma Landy, Ully Triani, Ratu Felisha, Dea Rizkita, Evanny Wityo. Duduk dari kiri ke kanan: Olga Lydia, Nia Elvira, Lana Abidin.
Tidak ikut berfoto: Memes, Moza Pramita, Advina. Foto: Dok. Femina

Warna hitam, silver, dan abu-abu mendominasi pilihan busana untuk 15 Alumni Wajah Femina. "Saya memilihkan busana dengan potongan yang modern, flattering untuk semua bentuk dan ukuran tubuh perempuan Indonesia yang beragam," kata Yoland. Seluruhnya dari koleksi desainer dan jenama fashion Tanah Air.

Ada 8 desainer dan jenama fashion Indonesia yang karyanya tampil di cover edisi ini, ditambah koleksi desainer aksesori ternama Indonesia, Rinaldy Yunardi, yang menjadi aksen seluruh penampilan alumni. Para desainer dan jenama fashion tersebut adalah Day and Night, Hunting Fields, Lanivatti, Natalia Kiantoro, Priyo Oktaviano, Rinda Salmun, Sean Sheila, dan Wilsen Willim.

Semakin menegaskan kekuatan perempuan, Yoland mengarahkan mereka untuk pose-pose yang tegas atau fierce. Fotografer pemotretan ini, Norman Fideli, mengeksplorasi berbagai sudut lokasi di setiap lokasi Four Seasons Hotel Jakarta, baik untuk pemotretan individu maupun pemotretan bersama. Norman juga punya 'mantra sakti' agar para modelnya bisa mengeluarkan pose terbaik mereka. "Coba ucapkan, 'Saya memang keren'," ujar Norman mengarahkan para Alumni Wajah Femina.

Menyenangkannya, 15 Alumni Wajah Femina semuanya kooperatif dan cepat menangkap arahan, sehingga apa yang diinginkan Norman dan Yoland pun bisa didapatkan tanpa buang waktu.

Reuni manis Alumni Wajah Femina di pemotretan sampul digital Femina edisi Anniversary. Foto: Dok. Femina

Diakui Yoland, awalnya satu hal yang paling ia khawatirkan dari pemotretan kali ini adalah bagaimana menyatukan 15 perempuan hebat tersebut dalam satu sesi pemotretan cover.

"Biasanya kalau foto dalam satu grup itu suka ada aja satu-dua orang yang gak nemu feel-nya. Tapi aku surprised banget, di pemotretan ini tidak ada kesulitan itu. Semuanya bagus dan langsung dapat kebersamaannya. Jadi, walau memakan banyak waktu dan tenaga, at the end of the day, aku merasa senang. It is a nice day at work buat aku," ungkap Yoland. 

Tidak hanya Yoland, wajah gembira pun ditunjukkan para alumni Wajah Femina yang mengaku cukup kangen melakukan pemotretan dengan Femina. Apalagi mereka bisa bekerja sama dalam satu sesi foto lintas generasi dengan ragam karakter. Jempol untuk Alumni Wajah Femina dan seluruh tim yang terlibat; seru dan semuanya punya energi positif!

Pemotretan sampul digital istimewa ini terselenggara berkat kolaborasi manis dari:

Fotografer: Norman Fideli
Stylist: Yoland Handoko
Makeup & hairdo: Sariayu Martha Tiliaar
Lokasi: Four Seasons Hotel Jakarta
Aksesori: Rinaldy Yunardi
Busana: Day and Night
(Evanny), Hunting Fields (Advina, Wita), Lanivatti (Ully), Natalia Kiantoro (Memes, Olga, Feli), Priyo Oktaviano (outer + celana Moza, Lia, Lana, Sere), Rinda Salmun (atasan Moza), Sean Sheila (Ira, Nia), Wilsen Willim (Rahma, Dea)

Seperti apa hasil foto sampul digital edisi ulang tahun ke-52 Femina dan cover individual mereka? Sahabat Femina bisa intip langsung di Instagram @feminamagazine! Jangan lupa like dan follow ya! (f)

Baca juga: 
Femina 52 Tahun, Selebrasi Perjalanan Gaya Hidup Perempuan Indonesia
Malam Nostalgia Alumni Wajah Femina Rayakan Ulang Tahun Femina ke-52
Menjawab Tantangan dan Peluang Bisnis Bareng Orang Terdekat


Faunda Liswijayanti


Topic

#wajahfemina, #coverfemina, #alumniwajahfemina, #femina52

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?