Trending Topic
Buku Puisi Sedang Laris di Pasaran

17 May 2016


Foto: Fotosearch
 
Meskipun saat ini perkembangan digital sedang tinggi-tingginya, bukan berarti buku yang dicetak dalam bentuk fisik dilupakan. Seperti disampaikan oleh editor dari penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU), Hetih Rusli, minat orang untuk membeli buku sampai saat ini masih tinggi.

Namun, jenis buku yang digemari lebih sering dipengaruhi oleh selebriti dan budaya populer. Seperti saat ini, buku-buku yang berisi kumpulan puisi adalah buku yang sedang laris dicari masyarakat. Penyebabnya, menurut Hetih, kemungkinan besar gara-gara booming-nya film AADC 2. Buktinya buku puisi paling laris saat ini adalah kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini karya M. Aan Mansyur yang sudah sampai cetakan ke-6!

Pengaruh budaya populer tadi juga terlihat dari penjualan buku Winter in Tokyo yang diadaptasi menjadi film berjudul sama dan akan rilis tahun ini.

“Buku yang diterbitkan tahun 2008 ini sekarang sudah mencapai cetakan ke-28 atau terbit sekitar 130.000 eksemplar. Dan, jumlah ini masih akan terus meningkat sebab masih terus dicetak ulang dan bakal laris lagi setelah filmnya dirilis,” tutur Hetih.

Dengan adanya Hari Buku Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Mei, memang bisa jadi momentum meningkatkan minat baca sekaligus meningkatkan penjualan buku. Apalagi, setiap bulannya, GPU bisa menerbitkan hingga 60 judul buku fiksi.

“Harapannya, setiap hari bisa jadi Hari Buku sehingga banyak orang yang mau mencari buku-buku yang baru diterbitkan,” kata Hetih. (f)


Topic

#haribukunasional

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?