Trending Topic
5 Tempat Paling Berisiko Jadi Pusat Penularan Omicron

9 Feb 2022

lokasi berisiko tinggi penularan covid19

Foto: Longxiang Qian from Pexels
 

Lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air kembali terjadi dalam sepekan terakhir. Pada Senin (7/2/2022) data dari Kementerian Kesehatan mencatat adanya penambahan 26.121 kasus baru COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia. Sementara sehari sebelumnya, Minggu (6/2/2022) konfirmasi kasus COVID-19 mencapai 36.057. Penambahan kasus baru, yang utamanya berasal dari varian Omicron ini bahkan diperkirakan akan terus meningkat.

Varian Omicron diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih cepat dibandingkan dengan varian lainnya seperti Alpha, Beta, Gama, dan Delta. Namun, varian ini disebut memiliki tingkat perawatan dan keparahan yang lebih ringan dibanding varian lain.

Pasien yang terinfeksi varian Omicron cenderung bisa sembuh tanpa harus dirawat di rumah sakit. Pasien juga mengalami gejala ringan seperti batuk, pilek, dan demam.

Meski begitu para pakar mendorong untuk meningkatkan proteksi dengan segera melengkapi vaksinasi dan melakukan booster, terutama untuk masyarakat rentan seperti lansia dan yang memiliki komorbid.

Ahli juga meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, salah satunya adalah menjauhi kerumunan. Sebab makin banyak dan sering bertemu orang maka makib berpotensi pula terinfeksi virus corona.

Nah, terkait dengan hal tersebut, ada baiknya untuk sementara waktu Anda menghindari tempat-tempat berikut yang tanpa disadari berpotensi jadi pusat penularan Omicron seperti dikutip dari Eat This.

1/ Ruangan dengan ventilasi terbatas

Mengingat tingkat penularan varian Omicron yang lebih tinggi,pakar penyakit menular dan peneliti ilmiah, Dr Serhat menyarankan untuk menghindari tempat dengan ventilasi dan ruang terbatas, di mana tak banyak jarak antar satu orang dengan yang lainnya.

2/ Tempat olahraga yang tertutup

Olahraga menyebabkan kita bernapas lebih keras sehingga kita mungkin menghembuskan lebih banyak udara. Dan setiap napas itu kemungkinan juga mengandung virus. Menurut Bradley Katz, profesor di University of Utah Medical Center, jika tempat gym ternyata berventilasi rendah, hembusan napas akan tertahan di udara dan meningkatkan potensi untuk dihirup oleh orang lain di gym tersebut.

3/ Pusat perbelanjaan

Tempat penyebaran virus juga bisa terjadi di pusat perbelanjaan. Akses ke tempat berbelanja seperti pasar atau mall ini lah yang akan pertama didatangi orang ketika mencari kebutuhan dasar. Tempat tersebut biasanya bakal menimbulkan kerumunan yang lebih banyak dibandingkan dengan tempat lainnya. Untuk menghindari penularan, ada baiknya hindari tempat perbelanjaan yang berpotensi mendatangkan kerumunan. Anda bisa memanfatkan fasilitas belanja online untuk memenuhi kebutuhan.

4/ Kendaraan umum

Dokter di School of Medicine University of Zagreb, dr Kristina Hendija menyebut virus corona cepat menyebar melalui udara. Penelitiannya juga mendukung bahwa virus akan tetap berada di udara selama 15 menit dan dapat terhirup oleh penumpang lain.

Ini tak terkecuali pada perjalanan menggunakan pesawat. Meski sistem penyaringan di pesawat sangat efisien, namun seiring jumlah peningkatan penumpang yang bepergian, itu akan menjadi pembawa potensial untuk penularan varian Omicron.

5 /Rumah sakit

Jika tak memiliki kondisi darurat medis dan masih memungkinkan untuk melakukan rawat jalan, sementara waktu ini hindari juga pergi ke rumah sakit. Ada dua alasan menurut dr Hendija, pertama rumah sakit sudah dibebani dengan pasien COVID-19. Alasan kedua, kemungkinan bertemu dengan orang yang terinfeksi COVID-19 pun juga semakin besar ketika berada di rumah sakit. Jika memerlukan bantuan profesional, Anda bisa menggunakan layanan telemedisin yang sekarang pilihannya makin banyak dan mudah diakses. (f) 



Baca Juga: 
Waspadai 13 Titik Lengah Penularan COVID-19 di Lingkungan Rumah
Rumah Sakit Prioritas untuk Pasien COVID-19 Gejala Sedang hingga Kritis
Kasus Omicron Meningkat, Ini Beda Gejalanya dengan Flu

 

 

 

 



Topic

#Covid19, #Corona, #Omicron, #pandemi

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?