
Foto: Freepik
Secara persentase kematian tertinggi berada di Jawa Timur (7,31%), Jawa Tengah (6,08%), Nusa Tenggara Barat (5,94%), Sumatera Selatan (5,63%) dan Bengkulu (5,08%). Lalu penyumbang angka kematian tertinggi per 4 Oktober 2020 dari Kalimantan Timur (35), Jawa Barat (25), Sumatera Barat (20), Aceh (17) dan Papua (15).
Kabar baiknya, kata Wiku, dari 514 kabupaten/kota, sebanyak 374 (72,76%) kabupaten/kota berhasil menekan angka kematian dibawah 10 orang. Satgas Penanganan Covid-19 sangat mengapresiasi keberhasilan ini. Namun Wiku tetap berpesan bahwa satu kematian pun adalah nyawa, sehingga hal ini tidak bisa ditoleransi. Untuk itu ia juga berpesan untuk menekan angka kematian dengan segera dan seaksimal mungkin.
Meski demikian, ada 22 kabupaten/kota yang mendapat perhatian serius karena memiliki angka kematian diatas 100 orang. Kematian paling banyak terjadi pada penduduk usia 60 tahun keatas (14,67%), usia 45 - 59 tahun (6,11%).
Daerah-daerah tersebut diantaranya Kota Surabaya, Kota Semarang, Sidoarjo, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kota Makassar, Kota Medan, Gresik, Kota Balikpapan, Kota Palembang, Kota Malang, Kota Banjarmasin, Demak, Pasuruan, Kota Mataram, Kota Manado, Kota Samarinda, Kudus dan Kota Pekanbaru.

Baca selanjutnya: Masyarakat Lebih Sadar Menjaga Protokol Kesehatan
Topic
#3M, #IngatPesanIbu, #satgascovid




