Ngemil berlebihan karena sendirian di Hari Valentine? Jangan. Ngemillah karena kamu happy! Foto ilustrasi: Canva
Hari Valentine datang lagi. Timeline kamu pun penuh bunga, cokelat, dinner romantis, soft launch, hard launch, sampai yang “finally posted.”
Kamu belum lama single? Santai. Single itu status, bukan kutukan. Tapi ada beberapa hal yang sebaiknya nggak kamu lakukan biar Hari Valentine tahun ini berlalu saja dan kamu tetap waras dan nggak drama.
Ini dia 5 hal yang pantang kamu lakukan!
1/ Over-stalking mantan atau crush
Valentine sering jadi momen kambuh buat kepo, terutama bagi yang masih rebound. “Dia ngasih bunga ke siapa ya?” “Dinner di mana ya?” Stop.
Over-stalking cuma bikin kamu overthinking dan merusak mood sendiri. Apalagi kalau kamu jadi membandingkan hidup kamu sama highlight orang lain. Ingat, yang kamu lihat di Instagram itu versi kurasi, bukan realita 24/7.
Kalau perlu, mute dulu. Bukan karena kamu lemah, tapi karena kamu sayang sama kesehatan mental sendiri.
2/ Tiba-tiba DM “Happy Valentine” padahal dia jelas nggak tertarik
Valentine bukan alasan buat buka chat lama yang sudah lama tenggelam.
Kalau selama ini dia slow response, ghosting, atau cuma muncul saat butuh, please…. Jangan bosan untuk ingatkan diri: Self-respect bukan validasi sesaat.
3/ Benci Hari Valentine
Kalau kamu nggak suka, ya nggak apa-apa. Tapi membenci berlebihan dan menunjukkannya cuma bikin kamu terlihat defensif. Momen Valentine bisa jadi tentang apa aja: Persahabatan, keluarga, bahkan self-love.
Nggak punya pasangan bukan berarti kamu nggak punya cinta dalam hidup, kan.
4/ Membandingkan timeline hidup
Teman seumuran sudah tunangan. Ada yang anniversary ke-5. Ada yang dilamar. “Aku kapan?”
Ambil jeda dulu untuk melihat situasi ini. Setiap orang punya timeline sendiri. Ada yang cepat ketemu pasangan, ada yang butuh waktu lebih lama untuk kenal diri sendiri dulu.
Being single itu bukan tanda kamu kurang menarik, kurang sukses, atau kurang apa pun. Kadang justru fase single adalah fase paling powerful buat upgrade diri.
5/ Mengasihani diri sendiri
Valentine bukan hari untuk self-pity. Coba ganti perspektif–kamu single berarti kamu bebas, fleksibel, nggak perlu ribet kompromi, dan bisa fokus ke hal-hal yang kamu mau.
Mau binge-watch? Gas. Mau dinner fancy sendirian? Why not. Mau traktir diri sendiri cokelat mahal? Deserve banget.
Single di Valentine bukan kegagalan. Itu cuma status sementara yang bahkan bisa jadi fase paling damai dalam hidup kamu.
Cinta itu nggak cuma romantis. Dan validasi itu nggak harus datang dari pasangan. Kadang momen Valentine terbaik justru yang kamu rayakan tanpa tekanan.
Catatan: Kamu bisa juga merayakan Galentine’s Day pada 13 Februari 2026 bareng teman-teman tercinta, sebagai bentuk selebrasi persahabatan kamu. (f)
Brianna Relisha


