Trending Topic
4.371 Pekerja Media Menerima Vaksinasi, Dewan Pers Apresiasi Komitmen Pemprov DKI Jakarta

27 Apr 2021


Foto: Shutterstock

Program vaksinasi untuk pekerja media di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya telah memasuki tahap pemberian dosis kedua. Bertempat di Aula Blok G Lantai Dasar, Balaikota Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan. No.8-9, Jakarta Pusat, program vaksinasi bersama ini merupakan hasil kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta, Dewan Pers, Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama-sama dengan 11 asosiasi media dan asosiasi wartawan. Sebanyak 4.371 wartawan dan pekerja media dijadwalkan akan mengikuti vaksinasi dosis kedua pada tanggal 21 April-7 Mei 2021 dalam suasana bulan Ramadan.
 
Dengan telah dilaksanakannya program vaksinasi untuk pekerja media ini, Dewan Pers dan sejumlah perwakilan asosiasi media menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov DKI Jakarta. Dengan vaksinasi ini, Dewan Pers berharap kekebalan tubuh rekan-rekan wartawan terhadap virus COVID-19 dapat segera terbentuk sehingga dapat melakukan aktivitas peliputan jurnalistik dengan lebih aman. Walau demikian, Dewan Pers mengimbau kepada masyarakat khususnya para pekerja media untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 3M dan menjadi budaya baru.
 
“Terima kasih kepada Pak Gubernur Anies Baswedan yang telah dengan sepenuh hati membantu rekan-rekan pers untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Terima kasih kepada para nakes, panitia dan perwakilan asosiasi media dan wartawan yang ditengah-tengah suasana Ramadan, masih berkenan menyelenggarakan program vaksinasi bersama ini,” kata Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers, Agus Sudibyo.
 
Sekretaris Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) Arifin Asydhad menambahkan, “Di era pandemi, kegiatan jurnalisme masih terus dilakukan dan tak mungkin berhenti. Tidak ada alasan buat Forum Pemred untuk tidak mendukung kolaborasi Dewan Pers dengan Pemprov DKI dalam melakukan vaksinasi ini. Semoga kolaborasi ini bisa berlanjut pada gelombang berikutnya.”
 
Di dalam keterangan tertulis yang sama, Ketua PWI Peduli Pusat Mohammad Nasir yang juga Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengharapkan semua peserta vaksin dosis 2, yang mendaftar melalui PWI bisa meluangkan waktu untuk hadir sesuai jadwal yang sudah diberikan, “Ini kesempatan emas yang harus kita manfaatkan. Tunda semua kegiatan lain untuk menerima vaksinasi COVID-19 dosis dosis terakhir.”
   
Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua di Balai Kota DKI ini, Nasir menyampaikan terima kasih kepada para tenaga kesehatan, termasuk vaksinator, dan dokter yang tepat waktu memberi vaksin kedua sesuai jadwal. “PWI juga menyampaikan terima kasih tak terhingga pada Dewan Pers yang telah mengkoordinasikan seluruh perserta vaksinasi, bekerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memfasilitasi vaksinasi untuk insan pers,” tutup Nasir.
 
Para peserta vaksinasi dosis II wajib hadir paling lambat 40 menit sebelum jam yang dijadwalkan untuk dirinya berakhir. Peserta vaksinasi dosis II wajib berdisiplin dalam menaati pengaturan jadwal dan melaksanakan protokol kesehatan selama kegiatan vaksinasi berlangsung.
 
Para pekerja media di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang belum memperoleh kesempatan mendapatkan vaksinasi COVID-19, diimbau untuk segera mendaftarkan diri melalui 11 asosiasi dan organisasi media yang telah ditunjuk Dewan Pers: AJI, AMSI, ATVSI, ATVLI, Forum Pemred, IJTI, PFI, PRSSNI, PWI, SMSI dan SPS.
 
Selanjutnya, Dewan Pers telah mengagendakan untuk penyelenggaraan vaksinasi bersama untuk pekerja media gelombang ketiga dan keempat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.


Baca juga:
Pekan Imunisasi Dunia, Orang Tua Tidak Perlu Ragu Vaksinasi Anak di Era COVID-19
Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa, Apa Dampaknya Bagi Imunitas Tubuh?
Kini Cek Kekebalan Tubuh Terhadap COVID-19 Bisa Dengan Tes Antibodi Kuantitatif

 


Topic

#vaksincovid-19, #3M, #ingatpesanibu, #satgascovid-19

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?