Di Indonesia, populasi anjing lebih dari 3 juta ekor*, menjadikan anjing hewan kesayangan kedua setelah kucing. Ras Pomeranian dan Poodle paling banyak dipelihara di Indonesia* karena ukurannya relatif kecil, mudah beradaptasi, dengan bulu menggemaskan tapi tidak mudah rontok.
Uhm Tae-go di lokasi syuting My Sweet Mobster; sehari-hari ia juga pencinta anjjing. Foto: IG @tooxiaoqi
Di Amerika, idiom "dog days of summer" berarti hari-hari terpanas di musim panas yang biasanya berlangsung sejak akhir Juli hingga pertengahan Agustus. Pada masa itu, matahari menempati orbit yang sama dengan Sirius, bintang paling terang di antariksa, yang termasuk rasi bintang Canis Major atau Anjing Besar.
Untuk merayakan "dog days of summer," Vogue baru saja merilis beberapa cover digital "Dogue" yang menampilkan anjing-anjing para selebritas sebagai modelnya. Hal ini seperti jadi pemanasan menjelang tanggal 26 Agustus, yang dirayakan sebagai Hari Anjing Internasional.
Sejak awal, Hari Anjing Internasional memberikan kontribusi signifikan dalam penyelamatan dan adopsi banyak anjing; tak hanya di Amerika Serikat sebagai awal Hari Anjing Internasional, tapi juga melebar ke seluruh dunia.
Perayaan ini juga untuk mengakui kontribusi tak ternilai dari anjing dalam berbagai bidang, seperti jadi penegak hukum (membantu mendeteksi bom dan zat berbahaya), serta pembantu di bidang kesehatan yang memberikan layanan dan dukungan kepada individu dengan masalah fisik dan mental.
Untuk anjing sebagai hewan peliharaan, sejak diperingati 20 tahun lalu, ada 3 hal utama yang menjadi sorotan Hari Anjing Internasional. Kita pun bisa ikut berpartisipasi demi kondisi kehidupan anjing yang lebih baik. Apa saja, sih?
1. Adopsi
Jika kondisi kita memungkinkan untuk memelihara anjing, adopsilah dari penampungan anjing liar terdekat di rumah. Jika ada anggota keluarga memelihara anjing di rumah dan berpulang sementara kita tidak mau memeliharanya lagi, jangan biarkan dia terlantar, apalagi melepasnya.Di sebagian besar wilayah Indonesia, anjing tidak bisa berkeliaran bebas seperti kucing. Segera hubungi penampungan hewan agar anjing itu bisa mendapatkan rumah baru.
2. Donasi dan kontribusi
Sayang anjing tapi belum bisa memeliharanya di rumah? Kita bisa memberikan donasi kepada penampungan hewan atau anjing di sekitar kita. Selain uang, bentuk lainnya adalah makanan, mainan atau bahkan selimut ke tempat penampungan anjing atau organisasi penyelamat anjing.Menyumbangkan tenaga seperti mengajak mereka bermain atau membersihkan kandang mereka juga berarti banyak.
3. Manjakan
Di Indonesia, anjing umumnya bertahan hidup hingga usia 5,7 tahun* dan tampaknya sebagian besar jarang diperiksa ke dokter hewan (vaksinasi, sterilisasi). Alasannya, 7 dari 10 pemelihara hewan (anjing dan kucing) di Indonesia tidak rutin membawa hewan peliharaan mereka ke dokter hewan*.Karena itu, manjakan anjing kita dengan memberikan nutrisi yang tepat dan cukup, memeriksakannya ke dokter hewan, serta memanjakannya. Jagalah kebersihannya, jangan terus-terusan dikurung, dan berikan kasih sayang.
Anjing senang dipijat dan diajak main; ia akan menjadi sahabat setia kita hingga waktu lama.
Selamat Hari Anjing Internasional!
*Royal Canin Indonesia Vet Visitation di 7 area utama Indonesia
Baca juga:
3 Cara untuk Lebih Mencintai Kucing Kita
Hewan Peliharaan Sehat dan Panjang Usia dengan Nutrisi Tepat
Tips Ciptakan Rumah Ramah Anabul
Zornia Harisantoso




