
Foto: Gab
Brand fashion kenamaan Indonesia, Lotuz, bekerja sama dengan Yulie dan Dara Setyohadi mengadakan pergelaran tunggal fashion show koleksi fall/winter 2016 Lotuz, di Sampoerna Strategic, 22 Maret 2016 lalu. Kerja sama tersebut berupa bantuan melukis di atas tas pre-loved dark brown Hermes Birkin 35 yang disumbangkan oleh www.huntstreet.com, sebuah marketplace khusus penjualan produk fashion mewah terbaru atau pre-loved namun kualitasnya diklaim masih dalam keadaan bagus.
Selama ini belum ada pelukis Indonesia yang berkarya dengan tas keluaran rumah mode asal Prancis seharga lebih dari Rp100 juta ini. Yulie yang biasa melukis di atas medium porselen dan Dara yang melukis di atas kanvas mengaku perlu mempelajari teknik melukis di atas medium tas kulit. “Tak mudah melukis di atas media kulit berwarna hitam. Kesulitannya mulai dari warna yang tak ‘keluar’ hingga cat cepat kering, sehingga sulit menciptakan gradasi warna,“ ujar Yulie. Duo ibu dan anak tersebut menghias tas Hermes dengan lukisan floral.
Pada lelang pergelaran Lotuz tersebut, tas ini berhasil dijual seharga Rp150 juta dan disumbangkan untuk membangun pendidikan anak bangsa melalui Sampoerna Foundation Group.


