Celebrity
Dara Setyohadi: Mengagumi Kreativitas Ibu

13 Mar 2014


Menyandang nama belakang ‘Setyohadi’, orang selalu mengaitkan saya dengan Ibu, Yulie Setyohadi. Ibu saya memang sangat eksis. Ia kerap tampil dan ‘beredar’ menghadiri berbagai acara bersama komunitasnya yang terdiri dari teman-teman pengusaha hingga pejabat. Relasi Ibu tersebar di mana-mana.
Ketika menghadiri sebuah acara, ada saja yang menyapa saya, “Kamu anaknya Ibu Yulie, ya?” Enggak pernah sekalipun saya merasa minder dengan ketenaran Ibu. Terlebih lagi, Ibu tak pernah mengatur hidup saya.

Menurut saudara dan sahabat Ibu, sejak saya berusia setahun, Ibu sudah sibuk beraktivitas. Eksistensi beliau dituangkan lewat passion di bidang seni dan desain. Ia aktif melukis, mendesain, hingga mendirikan bisnis event organizer (EO) pesta ulang tahun anak!

Dulu, tiap kali saya berulang tahun, Ibu selalu membuatkan pesta dengan tema unik. Beliau mendandani saya ala princess, mencari ide dekorasi, hingga bertindak sebagai EO-nya.

Ibu memang enggak betah diam. Dulu, waktu masih single parent, beliau aktif sekali terlibat di berbagai kegiatan seni, menghadiri acara fashion, menggelar pameran lukisan, membuat galeri, hingga menjalani bisnis bareng saya: Y&D Exclusive Porcelain Painting.

Ini memang proyek kami berdua, karena saya dan Ibu memiliki minat sama di bidang desain. Jadilah kami makin klop dengan membuat bisnis bareng, membuat desain tea, coffee, dan dinner set secara eksklusif.

Kalaupun Ibu lagi-lagi tampil dan ikut dalam bisnis ini, tentunya bukan karena mencari eksistensi. Saya justru merasa terbantu dengan kehadiran Ibu. Dengan adanya beliau, saya jadi lebih terarah dalam berbisnis.

Saya tak pernah merasa tersaingi ataupun terbebani dengan keikutsertaan Ibu. Justru, peran beliau sangat besar. Idenya selalu cemerlang dan kreatif. Saya saja sampai heran, kok, Ibu tidak pernah kehabisan ide, ya?

Di balik keeksisannya itu, ibu sebenarnya terbilang konservatif. Beliau biasanya suka marah dan mengomel, terutama bila saya pulang larut malam. Maklum, karena sibuk mengurusi resto baru, saya jadi suka pulang larut malam.

Pertengkaran kecil semacam ini, justru bikin hubungan saya dan Ibu makin dekat.
Beliau tetap banyak memberikan pengaruh positif dalam karier saya, terutama di bidang seni dan desain. Sekarang, setelah menikah dengan Duta Besar Paraguay, Cecar Estebon Grillion, ibu saya makin eksis lagi!

Jika dulu hanya disibukkan dengan kegiatan seni, lifestyle, dan fashion, sekarang beliau bertambah sibuk. Sebagai istri duta besar, sudah menjadi kewajiban Ibu untuk menemani suaminya menghadiri beragam acara diplomatik, baik di dalam maupun luar negeri.

Tak masalah bila orang lain menganggap Ibu lebih eksis. Faktanya memang begitu, dan saya malah bangga punya Ibu yang aktif, kreatif, dan memberi inspirasi. Saya merasa berterima kasih kepada Ibu karena beliaulah yang membantu membuka jalan kesuksesan saya. - Dara Setyohadi



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?