Membekukan cake terdengar seperti hal yang seharusnya enggak dilakukan? 

Well, ini mungkin saja terjadi pada mereka yang dihadiahi banyak cake hampers Lebaran kemarin. Satu slice saja sudah kenyang, bagaimana menghabiskan semuanya terutama bagi mereka yang tinggal sendiri di rumah. Atau, bisa saja anggota keluarga lainnya bukan penggemar makanan manis. 

Sebenarnya, membekukan cake lazim dilakukan toko cake / bakery skala besar. Apalagi jelang hari raya, dimana tak mungkin ratusan hingga ribuan cake dibuat dalam hari yang sama, didekor, dan dikirim ke penerima sesegera mungkin. Cake biasanya dibekukan dalam kondisi belum didekor. 

Yang di rumah bisa mencatat hal penting berikut jika ingin membekukan cake berdekorasi. Dipetik dari artikel 
How to Freeze Cake to Keep It Moist and Delicious dari The Washington Post, 

1/ Cocok dilakukan pada cake dengan kadar lemak tinggi dan padat, bukan jenis 'ringan seperti kategori chiffon cake dan angel cake. Jika harus, bekukan chiffon cake/ angel cake maksimal 1 minggu (teksturnya akan lebih mengering). 

2/ Bungkus cake dengan erat menggunakan plastik lengket (cling wrap). Bila sulit dibungkus karena bentuknya rumit, bungkus kotaknya. 

3/ Frosting yang relatif tidak menurun kualitasnya: Cheese frosting dan buttercream. Sebaliknya, ganache, fondant, dan royal icing biasanya akan berubah warna dan rasa. Ganache misalnya, tidak akan selembut semula. 

3/ Saat penyajian, potong cake yang dibutuhkan. Bekukan kembali sisanya. Untuk yang akan dimakan, simpan di chiller hingga lunak. Sajikan segera. (f)


Baca juga: 
Seperti Apa Nasi Goreng Yang Diceritakan Dalam Serat Centhini?
5 Kecap Favorit Nasgor Ala Seto Nurseto, Kolektor Kecap Jebolan MasterChef
Turrón, Permen Kalangan Raja-Raja yang Jadi Kudapan Natal di Spanyol
Gingerbread House Terinspirasi Dongeng Berumur Dua Abad