Food Review
Kenikmatan Masakan dari Hakka

20 Jul 2011

Berbeda dari masakan Kanton, Beijing, atau Shanghai, resto Angke menawarkan masakan dari daerah Hakka. Keturunan Hakka di Provinsi Guang Dong merupakan kaum pendatang yang suka berpindah-pindah (nomad). Mereka terkenal dengan metode pengawetan bahan makanan dan cita rasa makanan yang gurih. Bahan makanan awetan yang populer adalah sayur asin dan bumbu fermentasi semacam tapai beras merah.

"Resep kami diwariskan turun-temurun, sejak 40 tahun yang lalu. Dari kakek saya ke anak-anaknya, kemudian sekarang ke cucunya,” ungkap Alex, pria murah senyum, generasi ketiga dari keluarga Po Hon, pendiri resto ini.

Menu yang paling terkenal di sini adalah Yim Guk Gai (ayam garam). Hampir setiap meja memesan menu ini. Serupa, tapi tak sama dengan teknik pengolahan ikan asin yang diawetkan. Ayam utuh dipanggang dalam panasnya timbunan butir garam kristal. Tidak seperti dibayangkan dalam benak femina, kulit Yim Guk Gai tetap berwarna kuning lembut, mirip seperti ayam rebus namun kering. Tekstur serat dagingnya  empuk dan juicy, dikuti rasa gurih dan asin yang pas.

Untuk pilihan sayur, salah satu menu andalannya adalah Lindung Cah Fumak. Potongan daging lindung atau belut goreng ditumis dengan sayur fumak dan  butiran tapai beras merah. Saat dimasukkan ke dalam mulut, kriuuush.... Kulit belut ini garing dan crunchy, membalut daging lindung di dalamnya yang putih lembut membelai lidah. Berpadu dengan daun sayur fumak hijau yang segar,  menimbulkan sensasi tersendiri.

Bila Anda suka swikee, jangan lupa mencicipi menu Mun Saklon atau Kodok Batu Cah Sayur Asin. Tidak terlihat penampilan kodok batu yang menakutkan, melainkan potongan daging yang menyerupai ayam, namun dengan ukuran paha yang lebih montok.  Dimasak dengan potongan batang sayur asin, jahe muda iris, beberapa siung bawang putih utuh dan butiran tapai beras merah. Dagingnya yang lembut langsung terlepas dari tulang saat dinikmati.

Yang pantang untuk dilewatkan juga adalah Sup Ikan Gurame. Berbeda dengan sup pada umumnya, sup ini menggunakan dasar susu sebagai kuahnya. Ikan gurami digoreng setengah matang terlebih dahulu, kemudian direbus bersama sayuran lainnya dalam susu. Lobaknya terasa manis saat digigit, diselingi dengan harumnya batang seledri dan potongan sayur asin. Biasanya, daging ikan dan tahu dimakan terlebih dahulu, kemudian kuah susu diseruput saat masih hangat. Panasnya langsung menjalar menghangatkan perut.  Hmm.... hao chi!

Lokasi: Angke Restaurant Kelapa Gading, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading Square, Jakarta Utara, 14240 Telp: (021) 45866333 Harga: Hubungi resto untuk detailnya. Jam buka: 10.30-21.00 WIB. Suasana: Hangat minimalis khas Cina modern.

CHRISTINE WINATA. FOTO: TODY HARIANTO.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?