Im Sol bisa curhat sepuasnya karena Taesung pasti siap mendengarkan sepenuh hati. Foto ilustrasi: tvN (Lovely Runner)
Bagi sebagian orang, curhat menjadi cara yang dipilih untuk mendapatkan dukungan emosional dan meredakan stres.
Alasannya, curhat dengan orang yang tepat dapat membuat seseorang merasa tidak sendirian dan memiliki tempat untuk mencurahkan isi hati dan pikirannya secara terbuka.
Ketika seseorang memutuskan untuk membeberkan isi hatinya ke kalian, itu tandanya kalian adalah orang yang mereka percaya.
Karena itu, sebaiknya kita memperhatikan bagaimana cara kita menanggapi seseorang yang sudah curhat. Agar kita dapat menjadi pendengar yang baik, psikolog dan self-growth expert Irma Gustiana Andriani berbagi sejumlah tips agar kita dapat memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan keadaan kepada orang lain.
1. Tanyakan diri sendiri dulu
Ketika seseorang ingin mencurahkan isi hatinya kepada kita, kita harus mengetahui dahulu apakah kita siap atau tidak. "Apakah aku sudah cukup makan dan istirahat?" "Apakah aku siap mendengar permasalahan dan keluh kesah orang lain?"Bila diri kita sedang berada pada kondisi fisik maupun mental yang kurang baik, hal tersebut akan memantul dan berdampak pada bagaimana cara kita menanggapi orang lain. Bila kita belum siap membantu, jangan sungkan untuk menolak baik-baik dan mengutamakan diri sendiri terlebih dahulu.
2. Dengarkan dan berempati
Jika merasa sudah siap untuk mendengarkan orang lain, lakukanlah dengan penuh kesadaran dan sepenuh hati. Hindari melakukan kegiatan lain karena hal ini tidak sopan dan dapat menyinggung perasaan orang yang sedang curhat.Tatap wajah dan perhatikan saat mereka bicara. Jangan menghakimi atau memotong saat mereka bicara. Dengarkan dan coba pahami dari POV mereka, bukan POV kita. Ingat bahwa apa yang menurut kita kecil atau biasa saja belum tentu sama halnya untuk mereka.
3. Tanyakan yang mereka butuhkan
Selesai bercerita, coba tawarkan apakah mereka ingin pendapat kita atau hanya ingin didengarkan. Tidak jarang orang curhat hanya untuk mencurahkan isi hatinya. Saat seperti itu, mereka mungkin hanya membutuhkan seseorang yang rela meminjamkan waktu dan sepasang telinga untuk menemani dan mendengarkannya; bukan untuk memberikan pendapat atau saran.Namun, banyak juga orang yang curhat karena bingung ketika menghadapi suatu hal di hidupnya sehingga membutuhkan a second opinion dari orang lain. Saat itulah kalian dapat mencoba memberikan saran. Dalam memberikan saran, pastikan juga kalian sudah mengerti apa yang disampaikan mereka dan tidak melibatkan pengalaman atau perasaan pribadi sendiri.
Baca juga:
Pasangan di Serial Bridgerton vs Realitas, Kalian yang Mana?
5 Tipe Pria yang Wajib Diperjuangkan
3 Ciri Teman Toxic yang Wajib Dihindari
Salsa Umar
Topic
#sahabat


