
Dok. Shutterstock
Apa yang harus dilakukan untuk mengubah susunan acara?
Upacara pernikahan pada umumnya terdiri dari akad nikah, resepsi yang penuh dengan deretan tradisi, makanan-makanan, dimeriahkan dengan live music hingga sesi foto bersama. Maka dengan diadakannya pernikahan virtual, susunan acara perlu ada perubahan.
Sebagai contoh, deretan tradisi yang panjang, yang umumnya dilakukan pada upacara pernikahan, dipangkas menjadi lebih sederhana. Atau Anda bisa berinovasi dengan menginformasikan kepada tamu undangan untuk memberikan pesan kepada kedua mempelai, yang nantinya bisa dibacakan beberapa di antaranya saat live berlangsung.
Intinya, Anda bisa mengubah susunan acara sefleksibel dan seinovatif mungkin sesuai yang Anda harapkan. Hanya saja jangan sampai melibatkan pertemuan langsung yang menyebabkan adanya keramaian.
Bagaimana membangun kedekatan dan kekompakkan secara online ketika tamu-tamu tidak saling kenal?
Mungkin akan sulit mengenalkan semua tamu undangan satu persatu secara online, terlebih jika tamu yang akan hadir dalam jumlah yang sangat banyak. Untuk menghadirkan kekompakkan dalam pernikahan virtual, Anda bisa membuat sesuatu yang bisa dilakukan bersama-sama saat pernikahan berlangsung.
Misalnya, Anda bisa meminta para tamu undangan mengenakan baju dengan warna senada, yang sebelumnya telah Anda tetapkan. Atau, dalam susunan acara, Anda bisa meminta semua tamu undangan untuk menyanyikan lagu (yang tentu saja sudah ditentukan terlebih dahulu sebelumnya) secara online bersama-sama untuk kedua mempelai.
Cara-cara seperti ini akan membuat pernikahan virtual terasa lebih menarik dan hangat. Dan tentu saja memberikan kesan yang tak akan terlupakan. (f)
BACA JUGA :
LDR Di Masa COVID-19 Tak Selamanya Menyedihkan
Pandemi Corona Mengubah Cara Berkencan Para Lajang
6 Momentum Bersama Pasangan Yang Layak Dirayakan
Topic
#corona , #pernikahan


