Secara visual, ada yang berbeda dari penampilan band asal Bandung The Changcuters saat CC hadir dalam peluncuran album keempat mereka berjudul Visualis. Ternyata kini mereka sudah nggak tampil pakai baju kembaran lagi. Yap, berbaju seragam memang sudah menjadi salah satu ciri band yang beranggotakan Tria (vokal), Qibil & Alda (gitar), Dipa (bass) dan Erick (drum) selain musik khas dan lirik nyentrik sarat makna.
Aksi menanggalkan seragam bisa jadi karena kini Tria Cs sudah lulus sekolah alias selesai kontrak dengan menyelesaikan album ketiganya Tugas Akhir (2011) di label Sony Music. Meski kini The Changcuters dan Sony Music kembali bekerjasama dalam album terbaru mereka. Lalu, apa yang dilakukan kelimanya setelah menyelesaikan 'Tugas Akhir'?
"Setelah itu kami berembuk mau lanjut atau nggak? Dan hasil akhirnya sepakat serius jadi musisi. Karena band ini berawal dari proyek senang-senang dan tiga album sebelumnya adalah proses pencarian jati diri," cerita Tria mengawali cerita di peluncuran album Visualis di Exodus, Kuningan City, Jakarta Selatan, (11/12/13).
Rupanya dua tahun belakangan, band yang terbentuk tahun 2005 ini serius mengevaluasi dan berkomitmen untuk menjadi musisi yang benar karena sadar nggak ada seorang pun dari mereka yang sekolah musik. Dan yang terpenting, nih, mereka mengaku menemukan apa yang betul-betul menjadi ciri khas The Changcuters.
"Dua tahun godok konsep, kami coba meng-upgrade dan mempersembahkan karya musik yang Changcuters banget. Kami kembali ke roots dan kembali mengajukan Sony Music sebagai partner," lanjutnya.
The Changcuters pun kembali ke rumah Sony Music dan melepas Mengapa Sahabat Pacarku Lebih Cantik Dari Pacarku?! menjadi single pertama. Judul panjang dan nyeleneh inilah yang dimaksud dengan visualis. "Yap, lagu itu tentang dilema cowok yang sebenarnya setia. Hehehe, kami mengangkat cerita sehari-hari tapi dari sudut pandang berbeda. Seperti itulah arti visualis yang jadi judul album ini," sambung Tria.
Rencananya, Visualis juga menjadi pembuka dari trilogy album mereka. Sembari menunggu album kedua dan ketiga, The Changcuters membuat berbagai inovasi bagi para penikmat musik Indonesia dan Changcut Rangers, sebutan fans mereka untuk membeli album ini.

Pemilik hits I Love You Bibeh ini menyuguhkan Augmented Reality. Yakni sebuah media yang memungkinkan kita melihat, menonton, dan memainkan obyek atau karakter menjadi terlihat seperti nyata dalam matra 3D. Agumented Reality ini bisa diakses dengan mendownload aplikasi AR The Changcuters di Google Play.
"Dan The Changcuters jadi musisi pertama yang menghadirkan Augmented Reality ini yang memungkinkan kami menemani kalian 24/7. Hehehe," ujar Tria seraya tertawa.
Nggak hanya itu, cerita mereka juga akan bisa dinikmati melalui komik, interactive games, dan serial animasi. Paket ini belum komplet tanpa visual aksi panggung baru, dong. Yap, mereka pun berlatih sebulan penuh untuk melakukan gaya freeze ini. (NAD)
Aksi menanggalkan seragam bisa jadi karena kini Tria Cs sudah lulus sekolah alias selesai kontrak dengan menyelesaikan album ketiganya Tugas Akhir (2011) di label Sony Music. Meski kini The Changcuters dan Sony Music kembali bekerjasama dalam album terbaru mereka. Lalu, apa yang dilakukan kelimanya setelah menyelesaikan 'Tugas Akhir'?
"Setelah itu kami berembuk mau lanjut atau nggak? Dan hasil akhirnya sepakat serius jadi musisi. Karena band ini berawal dari proyek senang-senang dan tiga album sebelumnya adalah proses pencarian jati diri," cerita Tria mengawali cerita di peluncuran album Visualis di Exodus, Kuningan City, Jakarta Selatan, (11/12/13).
Rupanya dua tahun belakangan, band yang terbentuk tahun 2005 ini serius mengevaluasi dan berkomitmen untuk menjadi musisi yang benar karena sadar nggak ada seorang pun dari mereka yang sekolah musik. Dan yang terpenting, nih, mereka mengaku menemukan apa yang betul-betul menjadi ciri khas The Changcuters.
"Dua tahun godok konsep, kami coba meng-upgrade dan mempersembahkan karya musik yang Changcuters banget. Kami kembali ke roots dan kembali mengajukan Sony Music sebagai partner," lanjutnya.
The Changcuters pun kembali ke rumah Sony Music dan melepas Mengapa Sahabat Pacarku Lebih Cantik Dari Pacarku?! menjadi single pertama. Judul panjang dan nyeleneh inilah yang dimaksud dengan visualis. "Yap, lagu itu tentang dilema cowok yang sebenarnya setia. Hehehe, kami mengangkat cerita sehari-hari tapi dari sudut pandang berbeda. Seperti itulah arti visualis yang jadi judul album ini," sambung Tria.
Rencananya, Visualis juga menjadi pembuka dari trilogy album mereka. Sembari menunggu album kedua dan ketiga, The Changcuters membuat berbagai inovasi bagi para penikmat musik Indonesia dan Changcut Rangers, sebutan fans mereka untuk membeli album ini.
Pemilik hits I Love You Bibeh ini menyuguhkan Augmented Reality. Yakni sebuah media yang memungkinkan kita melihat, menonton, dan memainkan obyek atau karakter menjadi terlihat seperti nyata dalam matra 3D. Agumented Reality ini bisa diakses dengan mendownload aplikasi AR The Changcuters di Google Play.
"Dan The Changcuters jadi musisi pertama yang menghadirkan Augmented Reality ini yang memungkinkan kami menemani kalian 24/7. Hehehe," ujar Tria seraya tertawa.
Nggak hanya itu, cerita mereka juga akan bisa dinikmati melalui komik, interactive games, dan serial animasi. Paket ini belum komplet tanpa visual aksi panggung baru, dong. Yap, mereka pun berlatih sebulan penuh untuk melakukan gaya freeze ini. (NAD)


