Kira-kira, empat tahun lalu, ada seorang cowok, sebut saja X, yang baru Olive kenal dari seorang teman. Gara-gara X rajin meneleponnya, Olive akhirnya harus gonta-ganti nomor telepon. Anehnya, tanpa memberitahukan banyak orang, X tetap tahu nomor-nomor kontak Olive yang baru.
"X mengaku ingin ketemu saya, mengajak makan, bahkan suka mendatangi tempat saya dan teman-teman lain lagi ketemuan," ceritanya.
Pernah juga, nih, X mengikuti Olive sampai ke Bali! Dia bahkan nekat ingin datang ke tempat Olive menginap saat liburan di sana. Olive pun berbohong soal nama hotel tempatnya bermalam. Ternyata, X masih bisa mendatangi hotel yang sebenarnya plus mengirimkan bunga segala—yang ditujukan untuk mama Olive karena kamar hotel dipesan atas nama beliau.
"Ketika kami sampai di kamar, bell boy datang mengantarkan bunga tersebut. Saya dan Papa mengira Mama punya pacar baru. Ternyata dari X, hahaha," kenang Olive.
Yang lebih 'seram' lagi, kadang-kadang, X suka tiba-tiba sudah ada di depan rumah Olive, paling tidak seminggu sekali. Kejadian ini berlangsung selama tiga bulan!
Tidak tahan lagi karena sudah merasa terganggu banget, Olive akhirnya ngomong langsung keberatannya kepada si ‘penggemar’ dan berusaha menghindari X. Kalau ada telepon dengan nomor tidak dikenal, Olive pun ogah menjawabnya. Lama-lama, sih, gangguan tersebut berhenti juga.
"Beberapa bulan kemudian, tanpa sengaja saya ketemu X di suatu tempat di Bandung. Saya kaget banget dan mencoba menghindar tapi dia tetap melihat. Untungnya, dia tidak berbuat apa pun yang tidak menyenangkan dan pura-pura tidak kenal." Fiuh…. untung, deh! (MEI/FOTO:WIJAYANTI)


