Nggak heran jika film "Fifty Shades of Grey" berhasil meraih 240 juta dolar AS dari pemutaran di AS dan 55 negara sejak 13 Februari 2015.
Hype sudah terbangun sejak novel erotis larisnya dikabarkan akan diadaptasi. Begitu pula saat beredar spekulasi siapa yang bakal jadi peran utama, memainkan Anastasia Steele yang polos dan Christian Grey yang punya kebiasaan seks nggak biasa.
Dan film dengan bujet 40 juta dolar ini berhasil memecahkan rekor sebagai film dengan rating R atau Dewasa (18 tahun ke atas) terlaris di Inggris. Inggris memberikan penonton terbanyak dari pasar internasional untuk pemutaran perdana (21,1 juta dolar), disusul di Jerman dan Prancis. Film ini juga meraih debut terbanyak di Rusia dari film non-franchise (berseri).
Pengamat film mengatakan, salah satu poin kesuksesan adaptasi novel E.L James ini adalah menitikberatkan fokus pada tokoh Ana, bukan pada Christian. Apalagi Dakota Johnson berhasil menampilkan karakter Ana secara halus dan berkesan, dan membuat karakter Ana lebih hidup dibandingkan novelnya.
Jamie Dornan sebagai Christian Grey? Nggak jelek-jelek amat, sih, tapi perhatian penonton wanita lebih tertuju kepada Ana. Sebagian pengambilan adegan intim pun dilakukan sang sutradara, Sam Taylor-Johnson, dari balik bahu Ana.
Film "Fifty Shades of Grey" bisa dibilang dari wanita untuk wanita. Sutradaranya wanita, penulis skenarionya pun wanita, Kelly Marcel. Kelly membuat novel yang dianggap 'mommy's porn' lebih berisi.
Sekuel "Fifty Shades Darker" dan "Fifty Shades Freed" mungkin sedang disiapkan....


