Emma Watson memang nggak main-main memperjuangkan kesetaraan gender. Selain mengampanyekan program HeForShe, Emma juga menerapkan kesetaraan gender dalam aktivitas sehari-harinya, termasuk kencan.
“Menurut saya, biaya kencan nggak harus ditanggung pria. Wanita pun bisa menjadi pihak yang membayar. Malah sudah seharusnya kita menunjukkan kemandirian. Dengan begitu, kita bisa memperlihatkan bahwa wanita nggak selalu bergantung pada pria,” ujar Emma.
Emma menyadari bahwa nggak banyak pria yang bisa menerima aturan kencannya itu. Bahkan, salah satu teman kencannya heran ketika dia mengajukan diri untuk mentraktir.
“Pria yang pergi bersama saya menatap heran, ha ha ha. Apalagi saya tetap memaksa untuk menjadi pihak yang membayar. Akhirnya saya bilang, karena restoran tersebut saya yang memilih dan makanan yang dipesan pun merupakan rekomendasi saya, lebih baik saya yang membayar. Jika di kencan berikutnya dia yang memilih restoran, dia yang membayar,” ungkap Emma.
Untungnya, teman kencan Emma bisa mengerti penjelasan tersebut. Bahkan menurut Emma, mereka berdua akhirnya asyik mendiskusikan kesetaraan gender. Duh, jadi penasaran, siapa, sih, teman kencan yang dimaksud Emma ini?
“Menurut saya, biaya kencan nggak harus ditanggung pria. Wanita pun bisa menjadi pihak yang membayar. Malah sudah seharusnya kita menunjukkan kemandirian. Dengan begitu, kita bisa memperlihatkan bahwa wanita nggak selalu bergantung pada pria,” ujar Emma.
Emma menyadari bahwa nggak banyak pria yang bisa menerima aturan kencannya itu. Bahkan, salah satu teman kencannya heran ketika dia mengajukan diri untuk mentraktir.
“Pria yang pergi bersama saya menatap heran, ha ha ha. Apalagi saya tetap memaksa untuk menjadi pihak yang membayar. Akhirnya saya bilang, karena restoran tersebut saya yang memilih dan makanan yang dipesan pun merupakan rekomendasi saya, lebih baik saya yang membayar. Jika di kencan berikutnya dia yang memilih restoran, dia yang membayar,” ungkap Emma.
Untungnya, teman kencan Emma bisa mengerti penjelasan tersebut. Bahkan menurut Emma, mereka berdua akhirnya asyik mendiskusikan kesetaraan gender. Duh, jadi penasaran, siapa, sih, teman kencan yang dimaksud Emma ini?


