Satu lagi film Acha Septriasa yang bakal rilis tanggal 5 Februari 2015 ini, Nada Untuk Asa. Seperti film sebelumnya, Acha selalu total dalam berakting. Begitu pun saat Charles Gozali, sang sutradara mendapuknya untuk memerankan karakter Asa, seorang penderita HIV yang selalu berusaha positif menjalani hidup.
"Saya bangga banget bisa menjadi bagian dalam film drama keluarga dengan tema yang nggak biasa seperti ini. Saat diberi tahu memerankan karakter Asa, saya seperti memiliki keterikatan batin. Asa adalah nama panggilan saya sejak kecil," cerita Acha saat ditemui CC untuk peluncuran film Nada Untuk Asa beberapa waktu lalu.
Agar semakin memantapkan aktingnya, Acha langsung mengadakan riset ke tempat penyuluhan HIV. "Walau di-makeup sakit pun, kalau jiwanya nggak masuk, penonton nggak akan percaya kalau di film ini saya memerankan orang sakit. Makanya, saya merasa perlu untuk bertemu langsung dengan para penderita HIV. Apalagi Asa itu karakter yang luar biasa. Dia selalu ceria dan positif walau beban hidupnya berat," tambah Acha.
Selain terjun langsung ke lapangan, Acha juga belajar untuk menjadi penderita HIV melalui salah satu temannya.
"Sepintas kehidupan mereka sama saja. Bedanya, fisik mereka lebih rentan dan lebih cepat capek. Memerankan karakter Asa ini merupakan tantangan bagi saya," ujar cewek kelahiran 1 September 1989 ini.
Fyi, untuk karakter Asa ini, Acha sampai rela menguruskan badan dan memangkas pendek rambut indahnya sesuai permintaan sutradara. Jelas, sebagai seorang aktris profesional, Acha pun berani melakukannya.
"Saat berakting, saya hanya berusaha total ingin menghibur dan menginspirasi penonton. Nggak ada target, deh, untuk mendapatkan penghargaan. Kalau pun nanti dapat, bonus saja," tutup Acha mengakhiri interview dengan CC.
Lihat juga penampilan terbaru Acha di video behind the cover Cita Cinta akhir Desember 2014 lalu:
"Saya bangga banget bisa menjadi bagian dalam film drama keluarga dengan tema yang nggak biasa seperti ini. Saat diberi tahu memerankan karakter Asa, saya seperti memiliki keterikatan batin. Asa adalah nama panggilan saya sejak kecil," cerita Acha saat ditemui CC untuk peluncuran film Nada Untuk Asa beberapa waktu lalu.
Agar semakin memantapkan aktingnya, Acha langsung mengadakan riset ke tempat penyuluhan HIV. "Walau di-makeup sakit pun, kalau jiwanya nggak masuk, penonton nggak akan percaya kalau di film ini saya memerankan orang sakit. Makanya, saya merasa perlu untuk bertemu langsung dengan para penderita HIV. Apalagi Asa itu karakter yang luar biasa. Dia selalu ceria dan positif walau beban hidupnya berat," tambah Acha.
Selain terjun langsung ke lapangan, Acha juga belajar untuk menjadi penderita HIV melalui salah satu temannya.
"Sepintas kehidupan mereka sama saja. Bedanya, fisik mereka lebih rentan dan lebih cepat capek. Memerankan karakter Asa ini merupakan tantangan bagi saya," ujar cewek kelahiran 1 September 1989 ini.
Fyi, untuk karakter Asa ini, Acha sampai rela menguruskan badan dan memangkas pendek rambut indahnya sesuai permintaan sutradara. Jelas, sebagai seorang aktris profesional, Acha pun berani melakukannya.
"Saat berakting, saya hanya berusaha total ingin menghibur dan menginspirasi penonton. Nggak ada target, deh, untuk mendapatkan penghargaan. Kalau pun nanti dapat, bonus saja," tutup Acha mengakhiri interview dengan CC.
Lihat juga penampilan terbaru Acha di video behind the cover Cita Cinta akhir Desember 2014 lalu:


