Untuk urusan cinta, Ciki, begitu sapaan akrabnya, punya cara ampuh move on. Bagi Ciki, masa lalu bukan berarti harus dilupakan, apalagi kita sampai harus menyimpan dendam. Nah, kalau kita masih susah melupakan sang mantan, ikuti cara Ciki saja.
Sibukkan diri
Menghabiskan waktu seharian untuk menangis sah-sah saja, tapi setelahnya kita harus mulai menata hidup kembali dengan melakukan berbagai kegiatan yang kita suka.
"Setelah putus, carilah kegiatan sebanyak-banyaknya. Pokoknya, kita harus sibuk, deh, biar kita nggak selalu mengingat cerita cinta bareng mantan. Kalau saya, sih, pasti langsung sibuk syuting sinetron," ujar Ciki.
Menghabiskan waktu bersama sahabat
Sahabat adalah orang yang paling terdekat dan mengerti perasaan kita. Kalau selama ini waktu kita selalu dihabiskan bersama pacar. Ini saatnya untuk menebus kembali waktu yang terbuang.
"Seseruan dan main bersama sahabat adalah cara instan bikin saya lebih happy!" tambah Ciki.
Rehat dulu
Ada istilah rebounce untuk mengobati patah hati. Tapi, nggak berarti harus melakukan rebounce. Kalau memang belum siap, jangan terima dulu cowok baru. Kita bakal hanya akan menyakiti hati cowok baru.
"Sebaiknya, sih, jangan langsung cari gebetan baru. Lebih baik rehat dulu sejenak. Biarkan hati kita sembuh dulu, setelah udah mantap baru mulai jalani hubungan baru," tambah Ciki.
Jangan dendam
Menurut Ciki, nih, dendam justru nggak membuat sakit hati jadi hilang. Jadi lebih baik ikhlaskan saja, deh. Apapun yang pernah dia lakukan terhadap kita di masa lalu, nggak perlu diingat-ingat lagi. Ketika hati sudah sembuh, kita justru lebih cepat untuk move on.
Tetap berteman di sosial media
Biasanya, nih, setelah putus, kita pasti memilih langsung memutuskan hubungan juga dengan mantan. Itu memang hak kita, tapi kalau kita bisa berpikir lebih jernih, tindakan memutuskan pertemanan di sosial media nggak perlu juga dilakukan.
"Kenapa harus memutuskan pertemanan? Saya, sih, memilih tetap berteman, kecuali kalau dia unfollow duluan, lain cerita," ujar Ciki.
Cerita ke orang terdekat
Agar perasaan kita lebih baik, menceritakan masalah dengan orang terdekat adalah salah satu solusinya. Kita pasti bakal jauh lebih plong.
"Saya dekat sekali dengan kakak. Saya pasti menceritakan apapun dengan dia, termasuk urusan cinta," cerita Ciki.
Sibukkan diri
Menghabiskan waktu seharian untuk menangis sah-sah saja, tapi setelahnya kita harus mulai menata hidup kembali dengan melakukan berbagai kegiatan yang kita suka.
"Setelah putus, carilah kegiatan sebanyak-banyaknya. Pokoknya, kita harus sibuk, deh, biar kita nggak selalu mengingat cerita cinta bareng mantan. Kalau saya, sih, pasti langsung sibuk syuting sinetron," ujar Ciki.
Menghabiskan waktu bersama sahabat
Sahabat adalah orang yang paling terdekat dan mengerti perasaan kita. Kalau selama ini waktu kita selalu dihabiskan bersama pacar. Ini saatnya untuk menebus kembali waktu yang terbuang.
"Seseruan dan main bersama sahabat adalah cara instan bikin saya lebih happy!" tambah Ciki.
Rehat dulu
Ada istilah rebounce untuk mengobati patah hati. Tapi, nggak berarti harus melakukan rebounce. Kalau memang belum siap, jangan terima dulu cowok baru. Kita bakal hanya akan menyakiti hati cowok baru.
"Sebaiknya, sih, jangan langsung cari gebetan baru. Lebih baik rehat dulu sejenak. Biarkan hati kita sembuh dulu, setelah udah mantap baru mulai jalani hubungan baru," tambah Ciki.
Jangan dendam
Menurut Ciki, nih, dendam justru nggak membuat sakit hati jadi hilang. Jadi lebih baik ikhlaskan saja, deh. Apapun yang pernah dia lakukan terhadap kita di masa lalu, nggak perlu diingat-ingat lagi. Ketika hati sudah sembuh, kita justru lebih cepat untuk move on.
Tetap berteman di sosial media
Biasanya, nih, setelah putus, kita pasti memilih langsung memutuskan hubungan juga dengan mantan. Itu memang hak kita, tapi kalau kita bisa berpikir lebih jernih, tindakan memutuskan pertemanan di sosial media nggak perlu juga dilakukan.
"Kenapa harus memutuskan pertemanan? Saya, sih, memilih tetap berteman, kecuali kalau dia unfollow duluan, lain cerita," ujar Ciki.
Cerita ke orang terdekat
Agar perasaan kita lebih baik, menceritakan masalah dengan orang terdekat adalah salah satu solusinya. Kita pasti bakal jauh lebih plong.
"Saya dekat sekali dengan kakak. Saya pasti menceritakan apapun dengan dia, termasuk urusan cinta," cerita Ciki.


