Health & Diet
Wanita Butuh Tidur Lebih Lama

31 Dec 2013




Mulai sekarang, jangan takut untuk tidur lebih lama dari biasanya. Pasalnya, menurut Profesor Jim Horne dari Sleep Research Centre di Loughborough University yang dilansir Daily Mail,  wanita melakukan aktivitas multitasking yang lebih banyak setiap harinya jika dibanding pria. Hal itu membuat otak wanita juga butuh waktu lebih untuk beristirahat.
    Ketika tidur, korteks—bagian otak yang berperan untuk berpikir, menyimpan memori, serta mengatur bahasa—akan beristirahat dan memulihkan diri. Jika tidur kita cukup, otak pun akan kembali fresh dan kita tidak akan mengalami kepenatan berpikir. Sebaliknya, jika waktu tidur berkurang, kita rentan terkena depresi dan mudah marah. Hal ini tidak berlaku bagi pria karena emosi mereka tetap stabil meskipun waktu tidurnya berkurang.
    Posisi tidur pun ternyata juga berpengaruh terhadap semangat bekerja. Menurut penelitian Amy J. C. Cuddy, psikolog sosial dari Harvard Business School, tidur dalam posisi meringkuk kurang baik dilakukan setelah kita seharian bekerja.
    Amy mengungkapkan, tidur meringkuk seperti janin memberi pesan kepada tubuh bahwa kita merasa lemah. Tanpa sadar, ketika bangun tidur kita akan menjadi kurang bersemangat untuk bekerja. Kita juga lebih sensitif dan emosional. Jika ingin performa kerja meningkat, Amy menyarankan tidur dalam posisi telentang dengan tangan dan kaki terbuka. (FAI/FOTOSEACRH)




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?