Health & Diet
Tetap Fit Kerja Malam!

4 Mar 2014




Idealnya, nih, kita bekerja delapan jam sehari di pagi hingga sore hari. Malam harinya, digunakan untuk tidur dan beristirahat. Namun, ada beberapa di antara kita yang terpaksa bekerja malam. Di antaranya, reporter dan staf hotel. Jika sudah begini, kita pun harus menjaga kesehatan tubuh dengan baik.
   Penelitian di University of Surrey menunjukkan kalau mengganti jam tidur dari malam ke siang hari bisa mengganggu fungsi gen tubuh. Padahal, nih, gen mengatur produksi protein di dalam tubuh yang mengatur sinyal kimia, hormon, dan fungsi biologis di tubuh.
   Untuk mencegah tubuh ‘berontak’, berikut tip dari Tracey Marks, M.D, psikoterapis sekaligus penulis buku Master Your Sleep:

#Hindari ganti jadwal
Di hari libur, usahakan untuk tetap menjalankan rutinitas yang sama. Maksudnya, nih, tidur di siang hari dan beraktivitas di malam hari. Tujuannya: agar tubuh nggak kaget gonta-ganti jadwal plus mencegah sistem kerja gen terganggu.

#Adaptasi di hari pertama
Bagaimana jika kita libur satu minggu dan jalan-jalan bareng keluarga? Cobalah terjaga sehari penuh di hari pertama sebelum beralih ke jam tidur malam seperti orang lainnya. Jadi, tubuh bisa menyesuaikan beraktivitas di hari terang sekaligus tetap terjaga di malam hari. Besoknya, baru tidur di malam hari.

#Tidur sejenak
Sebelum menjalankan shift malam, cobalah tidur sejam atau dua jam dalam keadaan gelap. Setelah bangun, gunakan terapi cahaya—nyalakan lampu kamar—selama 15-30 menit untuk menyegarkan tubuh.

#Bantu kafein
Saat bekerja shift malam, sah-sah saja bagi kita untuk minum kafein, asal nggak berlebihan—nggak lebih dari 200 mg. Lalu, putar musik yang bisa menambah semangat kerja. (VIN/FOTOSEARCH)








 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?