Meski hormon dalam tubuh yang bersalah atas 'penderitaan' kita, bukan berarti hanya diam dan pasrah. Kalau mau, kita pun bisa mengurangi predisposisi atau faktor pencetus yang membuat keluhan PMS bertambah parah.
“Faktor luar seperti pekerjaan atau makanan juga bisa mencetuskan dan meningkatkan keluhan PMS. Misalnya bumbu penyedap (MSG), makanan yang asin, atau pada beberapa orang berupa kacang dan cokelat,” ujar dr. Sofani Munzila, SpOG.
Hati-hati bagi yang hobi ngemil! Boleh aja mendadak pengen camilan manis atau makanan enak, asal masih dikonsumsi dalam batas wajar. Soalnya makanan tadi hanya bikin kita tenang sesaat—bukan menghilangkan gejala sama sekali.
Hindari pula stres yang secara nggak langsung membuat hormon kita lebih gonjang-ganjing. Saat kita sedang tegang, coba, deh, cari kegiatan yang menenangkan seperti meditasi, yoga, spa atau sekadar minum teh hijau.
Selain itu, olahraga, istirahat cukup, serta rajin mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin C dan B6 juga bisa menolong, kok. CC
“Faktor luar seperti pekerjaan atau makanan juga bisa mencetuskan dan meningkatkan keluhan PMS. Misalnya bumbu penyedap (MSG), makanan yang asin, atau pada beberapa orang berupa kacang dan cokelat,” ujar dr. Sofani Munzila, SpOG.
Hati-hati bagi yang hobi ngemil! Boleh aja mendadak pengen camilan manis atau makanan enak, asal masih dikonsumsi dalam batas wajar. Soalnya makanan tadi hanya bikin kita tenang sesaat—bukan menghilangkan gejala sama sekali.
Hindari pula stres yang secara nggak langsung membuat hormon kita lebih gonjang-ganjing. Saat kita sedang tegang, coba, deh, cari kegiatan yang menenangkan seperti meditasi, yoga, spa atau sekadar minum teh hijau.
Selain itu, olahraga, istirahat cukup, serta rajin mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin C dan B6 juga bisa menolong, kok. CC


