Para peneliti dari Universitas Cambridge, Inggris, menemukan fakta bahwa pola makan ala Mediterania dapat memperpanjang usia. Dr. Panagiota N. Mitrou dan rekannya meneliti kaitan antara pola makan dan angka kematian dari 380.296 lelaki dan perempuan berusia antara 50-70 tahun yang ikut dalam program penelitian Lembaga Kesehatan Nasional AARP.
Pola makan Mediterania mengutamakan asupan sayuran, ikan, kacang-kacangan dan buah-buahan. Sebaliknya, makanan hasil olahan ternak seperti susu, keju dan mentega serta daging merah sangat dihindari, seperti yang diungkapkan para peneliti dalam jurnal The Archives of Internal Medicine.
Hasil penelitian menunjukkan, lelaku maupun perempuan yang menganut pola makan ala Mediterania mengurangi risiko kemaian hingga 21% selama lima tahun ke depan.
Kelompok perokok juga diuntungan dengan diet ini karena makanan yang kudu dikonsumsi memiliki banyak antioksidan yang dapat menurunkan kadar lemak dalam darah. Tertarik mencoba? CC
Pola makan Mediterania mengutamakan asupan sayuran, ikan, kacang-kacangan dan buah-buahan. Sebaliknya, makanan hasil olahan ternak seperti susu, keju dan mentega serta daging merah sangat dihindari, seperti yang diungkapkan para peneliti dalam jurnal The Archives of Internal Medicine.
Hasil penelitian menunjukkan, lelaku maupun perempuan yang menganut pola makan ala Mediterania mengurangi risiko kemaian hingga 21% selama lima tahun ke depan.
Kelompok perokok juga diuntungan dengan diet ini karena makanan yang kudu dikonsumsi memiliki banyak antioksidan yang dapat menurunkan kadar lemak dalam darah. Tertarik mencoba? CC


