Lemak memang musuh paling nyebelin. Nggak hanya bikin tubuh kita makin bengkak, tapi juga sumber macam-macam penyakit. Segala macam cara sudah kita lakukan buat melenyapkannya.
Mulai dari nggak sarapan dan makan malam, mengonsumsi produk diet, sampai puasa Senin-Kamis. Tapi tetap saja perut masih buncit. Berat badan pun nggak turun, malah kayaknya naik terus, tuh.
Padahal dengan mengonsumsi beras merah merupakan sumber protein dan sumber mineral seperti selenium yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta sumber vitamin B yang dapat menyehatkan sel-sel saraf.
Selain itu serat dalam nasi merah jauh lebih besar dibanding nasi putih. Serat ini membantu melancarkan saluran pencernaan kita dan menurunkan kolesterol.
Kandungan serat yang tinggi dalam beras merah akan memberi rasa kenyang lebih lama sehingga kita nggak ingin ngemil lagi, sehingga berat badan lebih dapat dikontrol. Kalau nggak suka beras merah, sih, kita bisa mendapat serat dari agar-agar atau jelly tanpa pemanis, kok. CC
Mulai dari nggak sarapan dan makan malam, mengonsumsi produk diet, sampai puasa Senin-Kamis. Tapi tetap saja perut masih buncit. Berat badan pun nggak turun, malah kayaknya naik terus, tuh.
Padahal dengan mengonsumsi beras merah merupakan sumber protein dan sumber mineral seperti selenium yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta sumber vitamin B yang dapat menyehatkan sel-sel saraf.
Selain itu serat dalam nasi merah jauh lebih besar dibanding nasi putih. Serat ini membantu melancarkan saluran pencernaan kita dan menurunkan kolesterol.
Kandungan serat yang tinggi dalam beras merah akan memberi rasa kenyang lebih lama sehingga kita nggak ingin ngemil lagi, sehingga berat badan lebih dapat dikontrol. Kalau nggak suka beras merah, sih, kita bisa mendapat serat dari agar-agar atau jelly tanpa pemanis, kok. CC


