Saat diri atau orang lain mengalami cedera, kita sering bingung soal hal yang harus dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama. Sering kali karena tidak tahu kita melakukan kesalahan yang membuat cedera justru bertambah parah. Nah, supaya nggak salah langkah, simak 8 pertolongan pertama ini jika Anda mengalami cedera saat olahraga.
Keram otot
Saat mengalami keram Anda harus menahan otot saat berkontraksi, lalu gosok otot yang keram dengan obat pemanas agar pembuluh darah melebar. Keram bisa terjadi karena otot terlalu lelah atau kurang pemanasan.
Memar
Memar muncul karena benturan atau pukulan pada kulit yang menyebabkan jaringan di bawahnya rusak dan pembuluh darah kecil pecah. Tangani dengan kompres es selama 12-24 jam untuk menghentikan pendarahan kapiler.
Keseleo
Saat keseleo jaringan otot kita kemungkinan robek. Segera istirahatkan, dinginkan dengan kompres selama 10-15 menit, kemudian balut menggunakan bahan yang elastis.
Dislokasi (pergeseran sendi)
Mungkin terjadi saat olahraga. Untuk mengurangi rasa sakit, tarik persendian untuk dikembalikan pada tempat semula, pasang bidai untuk mencegah pergeseran lebih jauh. Jika terjadi fraktur bawa ke RS untuk penanganan lebih lanjut..
Perdarahan
Perdarahan terjadi karena pecahnya pembuluh darah. Lakukan penekanan secara langsung pada area bleeding, lalu beri kompres dingin.
Luka lecet
Ini sering kita alami. Biasa terjadi pada kulit. Bersihkan luka dengan antiseptik untuk menghindari infeksi, lalu tutup dengan plester. Apabila luka robek lebih dari 1 cm, sebaiknya dijahit.
Tulang retak
Saat tulang mengalami keretakan, pecah atau patah, sebaiknya langsung balut dan pasang bidai untuk menghindari pergeseran tulang yang patah, serta hentikan perdarahan dalam dengan kompres dingin. Ingat, dilarang mengurut tulang yang patah!
Cedera Hamstring
Terjadi karena melakukan gerakan yang cepat dan tiba-tiba, seperti berlari atau melompat. Penanganannya: istirahatkan di tempat yang nyaman, kompres dengan es untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. (DIAN PROBOWATI - FOTO: FOTOSEARCH)
Keram otot
Saat mengalami keram Anda harus menahan otot saat berkontraksi, lalu gosok otot yang keram dengan obat pemanas agar pembuluh darah melebar. Keram bisa terjadi karena otot terlalu lelah atau kurang pemanasan.
Memar
Memar muncul karena benturan atau pukulan pada kulit yang menyebabkan jaringan di bawahnya rusak dan pembuluh darah kecil pecah. Tangani dengan kompres es selama 12-24 jam untuk menghentikan pendarahan kapiler.
Keseleo
Saat keseleo jaringan otot kita kemungkinan robek. Segera istirahatkan, dinginkan dengan kompres selama 10-15 menit, kemudian balut menggunakan bahan yang elastis.
Dislokasi (pergeseran sendi)
Mungkin terjadi saat olahraga. Untuk mengurangi rasa sakit, tarik persendian untuk dikembalikan pada tempat semula, pasang bidai untuk mencegah pergeseran lebih jauh. Jika terjadi fraktur bawa ke RS untuk penanganan lebih lanjut..
Perdarahan
Perdarahan terjadi karena pecahnya pembuluh darah. Lakukan penekanan secara langsung pada area bleeding, lalu beri kompres dingin.
Luka lecet
Ini sering kita alami. Biasa terjadi pada kulit. Bersihkan luka dengan antiseptik untuk menghindari infeksi, lalu tutup dengan plester. Apabila luka robek lebih dari 1 cm, sebaiknya dijahit.
Tulang retak
Saat tulang mengalami keretakan, pecah atau patah, sebaiknya langsung balut dan pasang bidai untuk menghindari pergeseran tulang yang patah, serta hentikan perdarahan dalam dengan kompres dingin. Ingat, dilarang mengurut tulang yang patah!
Cedera Hamstring
Terjadi karena melakukan gerakan yang cepat dan tiba-tiba, seperti berlari atau melompat. Penanganannya: istirahatkan di tempat yang nyaman, kompres dengan es untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. (DIAN PROBOWATI - FOTO: FOTOSEARCH)


