Health & Diet
6 Jenis Perut Buncit

13 Jan 2016

Paling bete kalau melihat perut kita sudah “keluar jalur” alias buncit. Rasanya ingin langsung sedot lemak saja, deh, biar langsing. Eits, tahan dulu keinginan Anda. Tahu nggak, sih, bahwa ternyata nggak semua perut buncit disebabkan oleh lemak yang bertumpuk. Nggak heran, deh, serajin-rajinnya Anda olahraga dan diet, perut buncit nggak juga hilang. Menurut ahli kesehatan ada beberapa jenis perut buncit. Berbeda jenisnya berbeda pula penanganannya.

 
 
Perut Kembung
Bentuknya menonjol keluar seperti menggelembung. Biasanya perut akan membuncit perlahan terutama setelah makan. Perut kembung disebabkan banyaknya angin yang masuk ke lambung. Makanan yang masuk ke lambung akan dimakan juga oleh bakteri di dalam usus. Jika bakteri mengalami kesulitan untuk memakannya yang terjadi justru mereka akan memproduksi gas. Hal inilah yang membuat perut kita mengandung angin. Angin tersebut akan mendorong perut sehingga membuncit. Beberapa hal yang bisa membuat perut kembung, di antaranya makan berlebihan, mengunyah permen karet, dan minum melalui sedotan.
Cara mengatasi: pemanis buatan, gandum, bawang putih, bawang merah, buah plum, ceri, bit dan jamur. Diet bebas laktosa juga membantu mengurangi perut kembung.

Buncit Stres
Bentuknya membesar ke depan, tapi teksturnya lebih lembut dan kendur.Biasanya mulai membuncit dari bagian bawah payudara lalu membentuk lipatan lembut ke bawah. Seperti namanya, perut buncit ini timbul ketika Anda sedang stres. Saat stres hormon kortisol membantu gula masuk dengan mudah ke aliran darah sehingga energi dalam tubuh berlebih. Jika Anda nggak mengusirnya dengan olahraga, energi tersebut akan disimpan sebagai lemak.
Cara mengatasi: Anda harus mengurangi rasa stres yang dirasakan.Misalnya, melakukan banyak kegiatan relaksasi, tidur cukup, meditasi. Konsumsi makanan rendah karbohidrat gandum, kacang-kacangan serta membiasakan makan secara perlahan.

Perut buah pir
Biasanya bentuk pinggang ramping, tapi membesar di bagian bawah pinggang hingga pinggul menyerupai buah pir. Kondisi ini disebabkan dominasi hormon esterogen yang dipengaruhi genetic. Kelebihan esterogen didapat melalui melalui makanan seperti daging, air yang mengandung bahan kimia dalam plastik atau dari pil kontrasepsi.
Cara mengatasi: Hindari makanan tinggi lemak jenuh, karena mengandung estrogen yang cukup tinggi. Ganti dengan makanan kaya serat seperti biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam. Ini akan membantu mengikat kelebihan estrogen dalam saluran pencernaan sekaligus membantu menghilangkannya dari tubuh.

Mommy Tummy
Terjadi pada wanita yang baru melahirkan. Saat hamil otot perut kita akan membuat rahim meluas. Saat melahirkan otot perut akan menyusut.Biasanya akan ada sissa perut yang mengendur. Penyebabnya karena dinding perut sangat lemah dan tak mampu lagi menahan organ dalam perut. Kondisi ini dikenal dengan istilah diastasis rekti.
Cara mengatasi: Untuk memperkuat otot dari dalam Anda bisa melakukan plank 8 hitungan 3 kali repetisi.

Perut Tiroid
Jenis ini nggak hanya membuat perut besar tapi juga bagian tubuh lain membesar, termasuk lengan dan kaki. Tiroid adalah kelenjar yang terletak di leher dan berfungsi membentuk hormon tiroksin. Hormon ini akan mengendalikan seberapa cepat tubuh akan memproses kalori makanan.Namun pada beberapa wanita metabolisme tubuh nggak berjalan sempurna sehingga tidak mampu membakar semua kalori dan sisanya disimpan sebagai lemak. Kondisi ini disebut hipotiroidisme.
Cara mengatasinya: Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung yodium, makanan laut seperti kerang dan sayuran berwarna hijau gelap. Makanan tersebut akan membantu kerja tiroid.

Wine Tummy
Biasanya memiliki bentuk menonjol di bagian depan, namun tidak mengubah bentuk bagian tubuh lainnya. Biasanya terjadi karena Anda banyak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan, dan mengonsumsi alkohol berlebihan.
Cara mengatasi: Batasi jumlah kalori dari karbohidrat maupun alkohol.Sekitar 250ml wine memiliki kalori sekitar 228 kalori. Selain itu alkohol juga merangsang nafsu makan yang membuat Anda lebih banyak.

Dian Probowati
Foto: Fotoasearch
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?