Health & Diet
5 Hal yang Bikin Alergi Makin Parah

24 Sep 2013


Punya alergi memang bikin repot. Selain membuat tubuh nggak nyaman, aktivitas kita juga jadi terbatas. Nggak heran, deh, Anda jadi waspada setiap dekat dengan sumber penyebab alergi—takut kambuh, sih! Padahal, ada beberapa hal lain, tuh, yang bisa memperburuk kondisi alergi.


Rahasia Sofa
Bersantai di sofa yang empuk memang nyaman banget. Namun kalau dilakukan terlalu lama, aktivitas ini bisa memicu alergi. Soalnya, di balik kenyamanannya, sofa menyimpan berbagai jenis debu atau bulu binatang yang dengan mudah bisa masuk ke hidung.

Pelembap Ruangan
AC yang menyala terus-menerus memang bisa bikin ruangan kering. Karena itu, banyak orang menggunakan humidifier alias pelembap ruangan. Padahal, kelembapan malah meningkatkan pertumbuhan tungau. Karena itu, pemakaian humidifier nggak cocok bagi penderita alergi debu tungau (kotoran tungau). Bukannya menghirup udara segar, Anda malah nggak bisa berhenti bersin, tuh.

Salah Waktu Olahraga
Kalau Anda alergi terhadap serbuk sari dari pohon tertentu, hindari berolahraga outdoor di pagi hari hari atau menjelang sore hari. Menurut dokter ahli alergi Myngoc Nyugen dari Kaiser Permanente Medical Center, California, saat itu adalah waktu puncak bagi pohon melepaskan serbuk sari. Jadi lebih baik, pilih olahraga menjelang malam.

Aroma Menyengat
Bukan cuma parfum, karbol, atau klorin saja yang bisa bikin penderita alergi aroma kambuh. Pada beberapa orang, aroma sabun, sampo, pasta gigi, atau penyegar ruangan juga bisa menimbulkan alergi. Karena itu, sebaiknya nggak usah berganti-ganti produk yang mengandung wewangian.

Lewat Jendela

Membuka jendela demi lancarnya sirkulasi udara dalam ruangan memang bagus. Namun jika dibuka terlalu lama, debu, serbuk sari, serta udara dingin bisa masuk dan menyebabkan alergi. (FAI/FOTOSEARCH)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?