Sering merasa nggak mood dan uring-uringan? Jangan-jangan ini penyebabnya….
Duduk bungkuk
Bagi kita yang biasa duduk bungkuk, ubah, deh, kebiasaan ini. Sebuah studi di San Francisco State University menunjukkan kalau mengubah posisi duduk menjadi tegak dapat meningkatkan mood dan energi. Nilai plus lainnya: mengurangi risiko sakit punggung.
Dehidrasi
Berdasarkan penelitian Journal of Nutrition, sedikit saja merasa haus dapat menyebabkan kita lelah, kehilangan fokus, dan memperburuk mood. Institute of Medicine pun menyarankan pria mengonsumsi 3,7 liter cairan per hari, sedangkan wanita dianjurkan minum 2,7 liter. Cairan ini nggak cuma air putih, tapi juga teh, kopi, atau jus.
Kurang sayur dan buah
Para peneliti dari University of Warwick and Dartmouth College mengadakan penelitian terhadap 80.000 orang di Inggris. Ternyata, nih, partisipan yang mengonsumsi sekitar tujuh porsi sayur dan buah (satu porsi sekitar 80 gram) dalam sehari memiliki daya tahan mental yang tinggi, termasuk rasa bahagia dan mood. Sebaliknya, mereka yang tidak mengonsumsi buah dan sayur jadi lebih mudah tegang dan bete.
Kurang sinar matahari
Terperangkap seharian di dalam ruangan? Ini ternyata bisa bikin kita nggak mood seperti yang dijelaskan peneliti dari Zayed University. Mereka mengadakan penelitian terhadap 20 orang yang depresi dan memiliki vitamin D rendah. Hasilnya, mereka yang lebih sering beraktivitas di luar dan terkena sinar matahari berkurang rasa depresinya dan memiliki mood yang lebih baik. Sebaiknya ‘jemur’ diri kita sebentar di pagi hari.
Terlalu aktif di media sosial
Makin lama kita menghabiskan waktu di media sosial, makin jelek mood kita. Fakta ini diungkapkan para peneliti di Austria. Menurut mereka, menggunakan Facebook berlebihan akan membuang waktu. Orang yang menyadari kalau dia menghabiskan waktu sia-sia pun akan kehilangan moodnya. Sebagai pengganti berkelana di dunia maya, cobalah lebih sering berinteraksi langsung dengan orang-orang.
Vini Damayanti
Foto: Fotosearch


