Kita dan pasangan tinggal terpisah dan hanya bisa bertemu saat weekend? Agar hubungan tetap mesra, kita dan dia bisa saling mengirim pesan ‘nakal’, tuh. Agar pesannya nggak norak, berikut beberapa aturannya…..
Imajinatif
Sama seperti mengarang cerita, kita mesti mengeluarkan daya imajinasi kita saat bermesraan dengannya via teks. Meski sedang memakai piyama bergambar teddy bear, anggaplah diri kita sedang memakai lingerie seksi… atau… naked yang menunggu sentuhan darinya. Dari situlah cerita bisa mengalir….
Lebih terbuka
Selama ini kita nggak berani mengungkapkan apa yang kita sukai dan tidak sukai saat bercinta? Jangan ragu ungkapkan di sini. Misalnya, jika ingin dia melakukan oral atau menarik rambut kita, katakan saja. Walau hanya via teks, si dia akan mengingatnya
Fokus
Memang, sih, kita dan si dia hanya bercinta via teks. Tapi, bukan berarti kita boleh membarenginya dengan topik lain, misalnya mengeluhkan bos reseh. Bisa-bisa mood bermesraan jadi berantakan, tuh. Intinya, kita mesti konsentrasi sexting!
Tetap memuji
Jangan ragu memberikan pujian atas deskripsi kata-kata nakalnya. Misalnya. “Aku suka saat kamu mengatakan kata-kata nakal itu…” Meski kesannya sepele, ini bisa meningkatkan mood, tuh.
No lebay
Hindari mengumbar imajinasi kasar atau jorok. Seperti mengungkapkan keinginan kita untuk memukul dia dengan ikat pinggang, atau memanggilnya ‘si bodoh’ atau ‘gigolo’. Kecuali… kita dan si dia sudah punya kesepakatan untuk memainkan peranan kasar. Asal jangan diterapkan langsung saja, ya…. (VIN/Foto: Fotosearch)
Imajinatif
Sama seperti mengarang cerita, kita mesti mengeluarkan daya imajinasi kita saat bermesraan dengannya via teks. Meski sedang memakai piyama bergambar teddy bear, anggaplah diri kita sedang memakai lingerie seksi… atau… naked yang menunggu sentuhan darinya. Dari situlah cerita bisa mengalir….
Lebih terbuka
Selama ini kita nggak berani mengungkapkan apa yang kita sukai dan tidak sukai saat bercinta? Jangan ragu ungkapkan di sini. Misalnya, jika ingin dia melakukan oral atau menarik rambut kita, katakan saja. Walau hanya via teks, si dia akan mengingatnya
Fokus
Memang, sih, kita dan si dia hanya bercinta via teks. Tapi, bukan berarti kita boleh membarenginya dengan topik lain, misalnya mengeluhkan bos reseh. Bisa-bisa mood bermesraan jadi berantakan, tuh. Intinya, kita mesti konsentrasi sexting!
Tetap memuji
Jangan ragu memberikan pujian atas deskripsi kata-kata nakalnya. Misalnya. “Aku suka saat kamu mengatakan kata-kata nakal itu…” Meski kesannya sepele, ini bisa meningkatkan mood, tuh.
No lebay
Hindari mengumbar imajinasi kasar atau jorok. Seperti mengungkapkan keinginan kita untuk memukul dia dengan ikat pinggang, atau memanggilnya ‘si bodoh’ atau ‘gigolo’. Kecuali… kita dan si dia sudah punya kesepakatan untuk memainkan peranan kasar. Asal jangan diterapkan langsung saja, ya…. (VIN/Foto: Fotosearch)


