Health & Diet
3 Cara Ngemil yang Salah

13 Nov 2015

Ngemil memang nggak dilarang, tapi jika dilakukan asal-asalan dampaknya buruk bagi tubuh Anda. Nggak hanya membuat tubuh susah langsing, tapi gula darah pun ikutan naik, sehingga Anda rentan terserang berbagai penyakit. Agar hal tersebut nggak terjadi pada Anda, cek dulu waktu ngemil yang nggak tepat.

 

 

Saat depresi dan patah hati
Ketika mood Anda turun—misalnya saat kesal, sedih, atau stres—tubuh seakan membutuhkan gula untuk meningkatkan tekanan darah. Tapi, jika Anda memilih kue-kue manis, es sirop, atau minuman bersoda yang menggunakan gula buatan, efeknya membuat Anda ketagihan dan gula darah melonjak terlalu tinggi.

Untuk mengakalinya, saat mood Anda drop, minumlah secangkir teh hijau tanpa gula agar aliran darah kembali lancar dan meningkatkan metabolisme. Efeknya tubuh menjadi lebih tenang dan dapat berpikir jernih—sehingga Anda akan berpikir dua kali untuk mengonsumsi makanan manis.
 
Terlalu lapar
Saat Anda selesai berolahraga atau lupa sarapan, biasanya Anda menjadi sangat lapar. Wah, rasanya siap melahap apa pun di depan Anda. Dalam kondisi seperti ini sebaiknya hindari makanan manis dan asin, deh. Soalnya, tubuh yang terlalu lapar membuat dorongan makan Anda sangat besar, sehingga rasanya nggak cukup dipuaskan dengan satu potong gorengan.

Saran CC, ketika Anda sangat lapar, konsumsi buah yang padat atau berair, misalnya apel, semangka, atau pisang untuk menetralkan gula darah. Sesudahnya barulah menyantap nasi lengkap dengan lauknya.
 
Mengganti makan malam dengan camilan
Anda boleh saja bilang Anda menolak makan malam tapi menggantinya dengan segelas kopi dari kafe favorit atau hanya mengonsumsi bubble tea. Padahal, bubble tea yang dilengkapi dengan pearl, susu, dan sirop mengandung lebih dari 300 kalori. Sama saja, kan, banyaknya dengan makan malam.

Jadi daripada hanya menambah kandungan gula ke dalam tubuh Anda, lebih baik tetap makan malam namun dipilih jenisnya. Misal, pilih sepiring salad atau segelas susu tanpa lemak.
 
Saparinah Mumpuni
Foto: Fotosearch


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?