Omar dan Alina saling mendukung. Foto: MBK ProductionsMenjadi pribadi yang lebih baik adalah keinginan dari semua orang, dengan proses berbeda masing-masing.
Hal ini yang ingin disampaikan Pengin Hijrah, film terbaru persembahan Sinemata dan Multi Buana Kreasindo yang dibintangi oleh Endy Arfian (Omar), Steffi Zamora (Alina), Daffa Wardhana, Nadzira Shafa, pendatang baru Sita Permata Sari, Donny Alamsyah, dan Karina Suwandi. Film ini diproduseri oleh Arismuda Irawan dan Rendy Gunawan, dengan Budi Yulianto dan Avesina Soebli sebagai produser eksekutif.
Pengin Hijrah menampilkan perjalanan hijrah Alina yang bukan sekadar perubahan penampilan fisik, namun juga perjalanan perubahan batin yang lebih mendalam.
Tak sendiri, perjalanan Alina mendekatkan diri kepada Allah dan mencari ketenangan spiritual turut dibantu oleh Omar. Omar menemani Alina dari momen perbincangan baru kenal di kantin dan taman kampus hingga perjalanan yang penuh keajaiban dan emosional ke Uzbekistan.
Kehilangan sahabat membuat Alina ingin mengubah hidupnya. Foto: MBK ProductionsEndy Arfian jadi idola baru dalam drama romansa religi ini. Di film ini, ia memerankan Omar, laki-laki berdarah Uzbekistan-Indonesia yang dipertemukan dengan Alina, selebgram yang tengah mengalami krisis jati diri. Meski dalam kehadiran awalnya ia begitu dibenci dan dihindari oleh Alina, justru sosok Omar yang penuh pengertian adalah yang dibutuhkannya.
Kehadiran Endy sebagai Omar sangat kontras dengan Joe, mantan pacar Alina yang membuat kehidupan Alina serba berantakan. Perbedaan inilah yang membuat Endy terlihat begitu green flag dan sosok yang sesuai untuk Alina yang sedang berusaha memperbaiki kehidupannya.
Disutradarai oleh Jastis Arimba, Pengin Hijrah mengajak kita memaknai hijrah sebagai proses personal yang jujur, tanpa menggurui. Kita bisa belajar memaafkan diri, dan menemukan makna hijrah lewat cinta dan persahabatan.
“Pesan yang paling penting, ketika kamu sedang berusaha untuk lebih baik, jadilah lebih baik dengan sendirinya tanpa harus menilai diri kamu lebih baik dari orang lain. Jadi sebagai anak muda juga jangan mudah untuk memberikan judgement,” ujar Jastis Arimba.
Endy Arfian, saat konferensi pers, jadi idola baru karena peran sebagai cowok green flag di Pengin Hijrah. Foto: Dok. PoplicistBagi Endy, membintangi drama romantis memiliki tantangan tersendiri, apalagi dengan latar religi. Namun, memerankan Omar baginya adalah proses yang menyenangkan. “Di sini saya belajar untuk memahami dan menerima, bukannya menghakimi,” ujar Endy Arfian.
Bagi Steffi Zamora, ini adalah drama romance dengan latar religi pertamanya. Meski sempat cemas dengan ekspektasi di awal menerima projek ini, Steffi justru belajar dari karakter Alina. “Perjalanan tidak semenakutkan itu. Hijrah juga bukan berarti berubah dari fisik termasuk pakaiannya saja, melainkan dari dalam kita untuk menjadi lebih baik,” ujar Steffi.
Omar mendukung Alina hingga ke Uzbekistan. Foto: MBK ProductionsBagi Daffa Wardhana, Joe adalah karakter yang memantik perubahan besar dalam hidup Alina, meski sebenarnya Joe memiliki mimpi bersama Alina. “Pada akhirnya dari karakter Joe kita juga bisa belajar tentang perjalanan spiritual dan hati, ada proses untuk berubah,” ungkap Daffa.
Di film ini, ada tiga original sound track utama yakni Ingin Hijrah dan Arah Bersamamu yang dibawakan oleh Nadzira Shafa yang juga bermain di film ini, serta Menjadi Kisahku yang dibawakan oleh Thia Ryna. Ketiga lagu yang dirilis Royal Prima Musikindo (RPM) itu sudah bisa didengarkan di seluruh platform streaming digital.
Kalau penasaran dengan kisah Alina dan Omar, jangan lupa tonton Pengin Hijrah, yang tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Oktober 2025. (f)
Baca juga:
Positive Vibes Pemenang I Wajah Femina 2025, Nawasi Laisha Ramadhania
Pada 25 Oktober, Babyface Bakal Hadirkan Pengalaman Musik Kelas Dunia
5 Pelajaran Hidup dari Drama A Hundred Memories yang Sebentar Lagi Selesai Tayang
Topic
#feminaindonesia, #filmindonesia


