Kenar dan Ayu mengalami kejadian mistis saat berada di sebuah kampung. Foto: Mesari PicturesNiat ingin berkunjung ke kampung halaman sahabat malah jadi petaka.
Kejadian naas ini menimpa Kenara Cahyaningrum (Febby Rastanty) setelah ikut dengan Ayu (Dea Annisa), sahabatnya, ke Desa Kelawangin yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Timur.
Baru sebentar menjajaki kampung tersebut, Kenar mulai diganggu oleh sosok hitam yang dipercaya ingin mengambil jiwa atau yang biasa disebut ‘Sukmo’ dalam Bahasa Jawa. Tidak hanya itu, Kenar juga diganggu oleh arwah seorang penari yang kerap merasuki Kenar. Setiap ia tertidur, arwah itu memaksa Kenar untuk bergerak mengikuti tariannya.
Ternyata, sosok perempuan penari itu membuka sebuah cerita kelam dan menyakitkan hati. Sebuah konflik masa lalu pernah terjadi di Desa Kelawangin, dan ada ritual yang harus dilakukan untuk menghindari malapetaka.
Ayu mengenalkan Kenar kepada Dierja (Aliando Syarief) untuk membantunya menjawab misteri yang pernah terjadi di Desa Kelawangin. Lalu, apa yang akan terjadi?
Dierja akan membantu Kenar menjawab misteri di Desa Kelawangin. Foto: Mesari PicturesPenonton dibuat penasaran siapa yang sebenarnya dalang dari berbagai malapetaka yang ada di Desa Kelawangin dalam film horor terbaru arahan sutradara Indra Gunawan, Narik Sukmo, yang juga dibintangi Nugie dan Teuku Rifnu Wikana.
Diangkat dari novel karya Dewie Yulliantika Sofia, sentuhan tari tradisional membuat film Narik Sukmo semakin menarik, terlebih saat adegan Kenar menari sambil kesurupan. Adegan ini menjadi tantangan dan hal baru untuk Febby. Ia sampai harus belajar menari tradisional dengan penata gerak senior Elly Luthan yang juga ikut bermain peran dalam film ini.
“Walaupun aku suka menari, aku lebih suka tarian modern. Di sini aku perlu menari dengan basic gerakan tarian tradisional yang gerakannya memang dibuat khusus untuk film ini,” ujar Febby.
Penasaran bagaimana Febby akting sambil menari tradisional? Saksikan film Narik Sukmo mulai 3 Juli 2025 di seluruh jaringan bioskop Indonesia! (f)
Baca juga:
F1 The Movie: Aksi Pembalap Lintas Generasi Penuh Adrenalin
M3gan 2.0: Antara Teknologi Canggih dan Empati
Elio: Saat Anak Bumi Menjadi Suara Semesta
Ghina Athaya
Topic
#feminaindonesia, #feminapartnership, #nariksukmo, #reviews



