Reviews
F1 The Movie: Aksi Pembalap Lintas Generasi Penuh Adrenalin

25 Jun 2025

Pembalap muda dan senior saling memahami dan menghargai sportivitas setelah balapan bersama. Foto: Warner Bros. Pictures/Apple Original Films


Disutradarai Joseph Kosinski yang sukses besar dengan Top Gun: Maverick (2022) karena berhasil menampilkan adegan dirgantara epik dengan teknologi kamera terkini, F1: The Movie menawarkan keseruan yang sama. Bedanya, lokasinya di sirkuit balap Formula One (F1).

Di sirkuit balap dunia paling elite ini, tim APXGP milik Ruben Cervantes (Javier Bardem) terancam bangkrut karena belum pernah masuk Top 10. Dengan pembalap utama tergolong anak baru, Joshua Pearce (Damson Idris), tim APXGP masih punya kesempatan memperbaiki performa dalam 9 sirkuit dunia.

Ruben yang mantan pembalap merekrut kembali koleganya, Sonny Hayes (Brad Pitt), pembalap yang di era 90-an digadang-gadang bakal melejit, namun malah tenggelam sebagai penjudi dan hidup dari sirkuit ke sirkuit.

Kehadiran Sonny bentrok dengan POV Joshua, dan perbedaan generasi ini terlihat saat balapan, yang justru makin membahayakan posisi tim APXGP. 

Ruben merekrut Sonny dan tak membayangkan hasilnya seperti yang terjadi. Foto: Warner Bros. Pictures/Apple Original Films

Walau Direktur Teknik APXGP, Kate McKenna (Kerry Condon), yang disebut-sebut sebagai direktur teknik perempuan pertama di F1, mengubah mobil balap APXGP makin canggih demi prestasi pembalap, tetap saja insiden demi insiden terjadi menguji tim APXGP. Mereka pun harus bekerja sama demi menyelamatkan seluruh anggota tim.

Sejak awal, adrenalin kita sudah dipacu oleh adegan demi adegan film ini. Joseph Kosinski menghadirkan pengalaman menonton yang immersive, apalagi film ini menggunakan banyak kamera di tiap mobil balap, termasuk kamera yang bisa berputar 360 derajat.

Saat syuting, Kosinski ibarat konduktor mengarahkan timnya, sehingga sinematografi F1: The Movie terasa hidup. Lokasinya pun sirkuit asli, bertebaran kameo dari pembalap sampai teknisi tim ternama. Brad Pitt dan Damson Idris juga menyetir langsung mobil balap F2 saat syuting, untuk mendapatkan atmosfer balapan sejati.

Meski fiksi, kisah F1: The Movie sedikit-banyak mendekati realitas, karena salah satu produsernya adalah pembalap juara dunia 7 kali, Lewis Hamilton. Lewis ikut memberi masukan kepada skenario yang ditulis Ehren Kruger.

Kate, perempuan di balik kekuatan mobil balap tim APXGP. Foto: Warner Bros. Pictures/Apple Original Films

F1: The Movie (yang punya soundtrack keren-keren ini) juga melukiskan bahwa di balik gemerlapnya olahraga mewah ini, ada deretan anggota tim lain yang kerja keras dalam hitungan detik, tak semata sang pembalap.

Soal pemain, Brad Pitt, dengan bodi tetap keren walau wajah sudah berkerut, berhasil menghidupkan karakter Sonny Hayes. Pesona old school-nya belum redup.

Sementara Damson Idris pas memerankan Joshua Pearce; tampaknya peran ini akan makai melejitkan namanya!

Rekomendasi Femina, apalagi untuk pencinta F1, tonton F1: The Movie (tayang mulai 25 Juni 2025) di bioskop IMAX, untuk pengalaman balapan immersive yang memacu adrenalin banget.

Baca juga:
M3gan 2.0: Antara Teknologi Canggih dan Empati
Elio: Saat Anak Bumi Menjadi Suara Semesta
Hi-Five: Peran Antagonis Pertama Jinyoung GOT7

 

Zornia Harisantoso


Topic

#reviews

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?