Serial Western yang disutradarai Peter Berg (Spenser Confidential) dan ditulis oleh Mark L. Smith (The Revenant) ini ber-setting tahun 1857 dan dibuka dengan kedatangan Sara Rowell (Betty Gilpin) bersama putranya, Devin (Preston Mota), di Fort Bridger, Utah. Terlambatnya kereta yang membawa mereka membuat pemandu yang akan mengantarkan mereka ke Crooks Springs keburu pergi.
Para karakter dalam American Primeval harus berjuang keras untuk meraih happy ending. Foto: Netflix
Isaac Reed (Taylor Kitsch), pemandu lain di Fort Bridger, menolak mengantarkan mereka. Akhirnya Sara dan Devin ikut rombongan penganut Mormon, yang dipimpin Jacob Pratt (Dane DeHaan) dan istrinya, Abish (Saura Lightfoot-Leon).
Ketika tiba di Mountain Meadows untuk bergabung dengan rombongan pemukim lain, mereka diserang oleh militia Mormon yang membujuk Suku Pauite Selatan untuk membantu mereka. Militia Mormon juga menyebarkan rumor kalau para pembantai adalah Indian.
Pembantaian ini ada dalam sejarah kelam Amerika (meski di sini masa peristiwa itu dipersingkat). Sara dan Devin berhasil melarikan diri, ditolong oleh Isaac.
Isaac akhirnya mau mengantarkan Sara dan Devin ke Crooks Springs. Di perjalanan mereka bertemu Two Moons (Shawnee Pourier), gadis Indian yang lidahnya dipotong, yang melarikan diri dari pelecehan seksual.
Sementara itu, Jacob ternyata selamat dari pembantaian meski kulit kepalanya harus dijahit dan membuatnya sedikit berubah. Jacob percaya Abish masih hidup dan meminta bantuan militia Mormon mencari Abish. Tentunya militia Mormon berharap Jacob tidak ingat mereka, dan tak ada saksi hidup lainnya.
Di tempat lain, Abish yang bertahan sendirian dibawa rombongan Suku Shoshone yang dipimpin Red Feather (Derek Hinkey).
American Primeval juga menyelipkan kisah 2 tokoh nyata; Jenderal Brigham Young (Kim Coates), Gubernur Utah yang juga Presiden Gereja Latter-Day Saints (Mormon), dan Jim Bridger (Shea Whigham), pemilik Fort Bridger. Ambisi Young (ia berpoligami dengan puluhan istri) yang menentang kedaulatan AS jadi cerita sampingan yang berhubungan dengan nasib tokoh-tokoh fiksi dalam miniseri ini.
Keindahan alam yang kontras dengan kejamnya pembantaian para pemukim, kisah nyata kelam September 1857. Foto: Netflix
Sara, yang ternyata melarikan diri dari membunuh, dicari pemburu hadiah Virgil Cutter (Jai Courtney). Hubungannya dengan Isaac pelan-pelan membuat perempuan keras kepala ini (asli!) bertransformasi di tengah alam dan kondisi tak bersahabat.
Ia juga belajar dengan cara menyakitkan bahwa kebaikan tak selalu dibutuhkan. Begitu pula dengan Two Moons dan Abish, yang menggambarkan kekuatan perempuan di tengah darah dan kekejaman, meski akhir nasib mereka berbeda-beda.
Selama 6 episode, American Primeval menggambarkan kebrutalan Wild Wild West (dan bagaimana darah dan kekejaman jadi fondasi sebagian Amerika dibangun); seru, tapi bukan untuk ditonton maraton, kecuali kalian siap untuk terus menahan napas mengikuti ketegangan miniseri ini dari awal hingga akhir.
Baca juga:
Den of Thieves 2: Pantera, Ketika Detektif Bermain Dua Kaki
Dirty Angels: Para Perempuan Tangguh di Medan Perang
Selain Squid Game 2, 3 Serial Thriller Ini Seru Juga untuk Nonton Maraton
Zornia Harisantoso




