Reviews
4 Serial Seru untuk Ditonton Sampai Long Weekend Nanti

27 Apr 2026

Pria beda genre dan beda profesi, siap jadi tontonan kamu hingga long weekend nanti. Foto: Netflix, Prime Video, Max

Jika kamu merencanakan staycation alias di rumah saja long weekend sebentar lagi, kamu bukan cuma perlu camilan praktis untuk menemani waktu kamu mager, tapi tentu saja tontonan menyenangkan.

Ada empat serial dari empat negara yang bisa banget menemani kamu–bikin kamu terbahak-bahak, cuci mata, mendadak lapar, bahkan hingga bikin kamu merenungi kesehatan mental kamu.

Silakan dicicil nonton dari sekarang, supaya pas long weekend nanti kamu tinggal menikmati serunya (atau geregetannya) episode-episode akhir. Selamat menonton!


1/ Flunked 
8 episode
Tonton di Netflix


Kalau kamu cari tontonan menghibur tanpa banyak mikir, serial Prancis ini (judul asli Recalé) bisa jadi pilihan kamu, sekalian nostalgia kehidupan di SMA (yang terkadang ‘brutal’). 

Guru undercover yang ketemu mantan pacar dan bikin heboh warga sekolah. Foto: Netflix

Eddy (Alexandre Kominek) yang jenius matematika dan hidup sebagai penipu recehan dipaksa menyamar sebagai guru Matematika di SMA oleh detektif Lucie (Laurence  Arné). Tugasnya menemukan anak dari seorang gembong narkoba, murid di SMA itu. Kabarnya sang gembong yang jadi buronan polisi Prancis itu bakal menemui anaknya.

Gaya Eddy yang ngeselin dan para guru lain yang nyebelin tapi berdedikasi itu bikin serial ini menciptakan momen-momen kocak. Eddy juga merasa CLBK karena kepala sekolahnya adalah Tiphaine (Leslie Medina), mantan pacar SMA Eddy dulu. Di tengah keseruannya, serial ini mengajarkan kita kalau realitas itu memang bisa pahit banget. 


2/ Young Sherlock
8 episode
Tonton di Prime Video


Guy Ritchie sukses melahirkan pasangan Sherlock Holmes dan Watson versi layar lebar yang diperankan Robert Downey Jr. dan Jude Law. Kali ini, lewat karakter dari Matthew Parkhill, ia menampilkan kehidupan masa muda Sherlock, dibintangi deretan aktor muda terkenal Inggris.

Siapa sangka dulunya Moriarty dan Sherlock suka nongkrong bareng di Oxford? Foto: Prime Video

Keluarga Holmes berantakan ketika anak bungsu mereka, Beatrice, hilang di masa kecil. Sang ayah (Joseph Fiennes) melanglang buana, dan sang ibu (Nathascha McElhone) dalam perawatan karena emosinya nggak stabil. Sherlock (Hero Fiennes Tiffin) dikirim abangnya, Mycroft (Max Irons), ke Oxford–bukan untuk kuliah tapi jadi pembantu umum Sir Bucephalus Hodge (Colin Firth), bos Mycroft.

Di sana Sherlock berkenalan dengan James Moriarty (Dónal Finn), si mahasiswa beasiswa. Mereka berdua bukan cuma sama-sama badung, tapi juga cerdas menyelesaikan kasus demi kasus yang nggak sengaja terjadi di depan mereka. Pasti penasaran, kan, bagaimana Moriarty akhirnya jadi musuh bebuyutan Sherlock–yang mungkin bakal terungkap di musim kedua nanti....


3/ Luka, Makan, Cinta
8 episode
Tonton di Netflix


Lanskap kuliner Bali, terutama di Sanur, ditangkap cantik (dan lezat) dalam serial ini. Kisah persaingan antar chef muda dan romansa tipis-tipis serta drama keluarga bikin kita nggak sadar sudah maraton serial ini.

Dari persaingan akhirnya muncul cinta tipis-tipis antara dua chef ambisius ini. Foto: Netflix

Luka (Mawar de Jongh) yang selama ini jadi sous chef sang ibu, Sari (Sha Ine Febriyanti), terpaksa harus ambil alih ketika masakan sang ibu di resto mereka, Umah Rasa, mulai dikomplain. Namun Luka kecewa karena sang ibu justru memilih orang luar, Dennis (Deva Mahenra), sebagai head chef baru–pertentangan mereka kadang bikin emosi yang nonton juga.

Drama keriuhan di dapur profesional yang disutradarai Teddy Soeria Atmadja ini juga menampilkan Asmara Abigail, Adipati Dolken, sampai Donny Damara. Visual makanan di sini menggoda, dan lagu Rasa-Rasanya dari Ardhito Pramono dijamin terngiang-ngiang terus....


4/ The Pitt Season 2
15 episode 
Tonton di HBO Max


Memang serial ini pantas dapat berbagai penghargaan–ceritanya, tuh, terasa realistis, dan waktu berlalu cepat saat nonton episode demi episode. Nggak heran kalau di AS, jumlah views serial ini melonjak 50% untuk musim keduanya.

Musim kedua mengambil setting tanggal 4 Juli, hari kemerdekaan alias libur nasional, yang pastinya bikin tim di unit Gawat Darurat Pittsburgh Trauma Medical Center sibuk sepanjang hari. Hari itu juga jadi hari terakhir dr. Michael “Robby” Robinavitch (Noah Wyle), kepala unit Gawat Darurat, sebelum cuti 3 bulan. 

Berhadapan dengan dr. Baran Al-Hashimi, dr. Robby kadang seperti tokoh antagonis. Foto: Max

Ia harus mengawasi penggantinya, dr. Baran Al-Hashimi (Sepideh Moafi), menerima kehadiran kembali dr. Frank Langdon (Patrick Ball) yang di musim pertama mencuri obat penenang pasien, berdebat dengan suster senior, ‘penguasa’ unit Gawat Darurat Dana Evans (Katherine LaNasa), dan urusan lain seputar tim dokter. Hari itu, dari pukul 7 pagi, penuh drama–internet dihentikan mencegah adanya peretasan (semua mendadak gagap analog), pasien rumah sakit lain dialihkan ke mereka, hingga kedatangan ICE yang jadi momok imigran. 

Serial ini membuat kita lebih menghargai waktu–bayangin aja, dalam satu jam (yang digambarkan di tiap episode) begitu banyak peristiwa yang dialami para dokter. Dan musim kedua ini juga mengajak kita untuk lebih peduli pada kesehatan mental pribadi, yang ditunjukkan dalam beberapa kasus di serial ini. (f)
 

Zornia Harisantoso


Topic

#reviews

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?